Buruh Protes Impor Alkes, Ekonomi Neolib Memang Tidak Beres

Menumpuknya alkes di perusahaan-perusahaan lokal mengakibatkan ratusan karyawan perusahaan alkes lokal terpaksa di-PHK. Ironisnya, pemerintah tetap mengimpor alkes walaupun perusahaan lokal mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Padahal, harga alkes impor—terkhusus dalam kasus sekarang, yakni alat swab antigen—sangatlah mahal. Tidak ayal, hal ini mengundang protes dari para buruh.

Baca Selengkapnya

Pembatalan UU Ciptaker, Putusan Politik Membohongi Publik?

Rakyat hanya mendapat “angin surga”, padahal hanya menunggu waktu untuk “menuai badai” yang timbul akibat penerapan UU Ciptaker. Amar putusan MK dinilai ambigu dan membingungkan, terkesan pula adanya “win-win solution”. Selain itu, terlihat bukan seperti putusan hukum, melainkan putusan politik. Upaya mempermainkan dan membohongi rakyat?

Baca Selengkapnya

[Editorial] UU Ciptaker Bukti Ruwetnya Sistem Hukum Sekuler

Dalam pengesahan UU Cipta Kerja, begitu banyak kelemahan yang ditemukan. Mulai soal prosedur pembuatan atau aspek formilnya, hingga aspek yang mendasar, berupa aspek materiilnya. Maka, alih-alih meningkatkan kesejahteraan rakyat sebagaimana yang digembar-gemborkan, keberadaan UU ini malah merugikan masyarakat banyak dan menguntungkan para investor.

Baca Selengkapnya

Paradoks Upah Tidak Manusiawi di Negeri Gemah Ripah Loh Jinawi

Sungguh ironi yang amat mengiris hati kala Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyebut upah minimum buruh di Indonesia terlalu tinggi. Padahal, bandingkan dengan gaji anggota dewan yang fantastis. Apatah lagi jika kita berbicara pendapatan orang-orang kaya di tanah air dan keuntungan besar yang digondol para pengusaha, semua itu nyata mengusik rasa keadilan rakyat jelata. Lantas mengapa upah buruh di negeri gemah ripah loh jinawi ini tidak manusiawi?

Baca Selengkapnya