[Hadits Sulthaniyah] ke-39: Larangan Fanatisme Golongan, Nasionalisme, atau Berperang Tanpa Argumentasi yang Sahih

Penjelasan hadis: “… Dan barang siapa terbunuh di bawah bendera kejahiliahan, (merasa) benci karena ashabiyah (fanatisme kelompok, golongan, atau nasionalisme), atau berperang atas nama ashabiyah, atau menyeru kepada ashabiyah, maka matinya mati (dalam keadaan) jahiliah.” (Musnad Ahmad No. 7716)

Baca Selengkapnya

[Hadits Sulthaniyah] ke-32 dan 33: Hidup di Bawah Seorang Pemimpin yang Adil, Lebih Baik daripada Beribadah Selama 60 Tahun

Penjelasan hadis: “Sehari (hidup di bawah) Imam (penguasa) yang adil, lebih baik daripada beribadah selama enam puluh tahun. Dan (pelaksanaan satu hukum) had di muka bumi jauh lebih bersih daripada (ditimpa) hujan selama empat puluh hari.” (Sunan al-Kubra lil Baihaqi, jilid 8/162)

Baca Selengkapnya

[Hadits Sulthaniyah] ke-31: Pemerintahan, Simpul Islam yang Menjadi Tempat Bergantungnya Perkara-Perkara Lainnya

Penjelasan hadis: “Simpul Islam akan terlepas, satu demi satu. Setiap kali sebuah simpul yang menjadi tempat bergantungnya manusia terlepas, akan diikuti dengan terlepasnya simpul-simpul lainnya. Dan simpul pertama yang terlepas adalah (perkara) pemerintahan, sedangkan simpul terakhir (yang terlepas) adalah perkara salat.” (Musnad Ahmad No. 21139)

Baca Selengkapnya