[Nafsiyah] Empat Tanda Kebahagiaan di Dunia

Penulis: Adi Victoria

MuslimahNews.com, NAFSIYAH — Nabi ﷺ bersabda,

أَرْبَعٌ مِنَ السَّعَادَةِ: اَلْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ، وَالْمَسْكَنُ الْوَاسِعُ، وَالْجَارُ الصَّالِحُ، وَالْمَرْكَبُ الْهَنِيُّ.

“Ada empat perkara yang termasuk kebahagiaan, istri yang salihah, tempat tinggal yang lapang, tetangga yang baik, dan kendaraan yang nyaman.” (HR Ibnu Hibban)

===

Istri yang Salihah

Seorang suami akan merasa tenang saat sedang berada jauh dari istrinya, karena ia percaya isterinya akan senantiasa menjaga diri. Karena istri yang salihah adalah pribadi yang senantiasa menjaga dirinya saat ia jauh dari suaminya. Rasulullah ﷺ bersabda,

“Maukah aku beritakan kepada kalian tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu istri salihah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan menaatinya dan bila suami pergi, dia akan menjaga dirinya.” (HR Abu Dawud).

Rumah yang Lapang

Memiliki tempat tinggal adalah salah satu nikmat dari Allah Swt.. Allah mengingatkan kita akan kenikmatan ini dalam surat An-Nahl: 80,

وَاللَّهُ جَعَلَ لَكُمْ مِنْ بُيُوتِكُمْ سَكَنًا

“Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal…”.

Memiliki rumah yang lapang akan membuat semakin nyaman penghuni di dalamnya. Sertailah dengan rasa syukur agar rumah yang luas tidak terasa sempit.

Baca juga:  Peran Penting Ayah Tidak Hanya sebagai Tulang Punggung Keluarga

Memiliki Tetangga yang Nyaman

Ada ungkapan dalam bahasa Arab,

الجار قبل الدار

“Pilih tetangga dulu sebelum rumah”

Ini menunjukkan betapa pentingnya memiliki tetangga yang baik, karena lingkungan memang salah satu hal yang bisa memengaruhi kehidupannya.

Kendaraan yang Nyaman

Kendaraan tidak harus mewah, yang penting nyaman bagi pemiliknya. Hanya saja terkadang kendaraan itu tidak nyaman, sering bermasalah akibat dari kemaksiatan yang dilakukan. Sebagaimana ada ulama pernah berkata,

إن عصيت الله رأيت ذلك في خلق زوجتي و أهلي و دابتي


“Sungguh, ketika bermaksiat kepada Allah, aku mengetahui dampak buruknya ada pada perilaku istriku, keluargaku, dan hewan tungganganku (kendaraan ku).”

Wallahu a’lam bisshowab. [MNews/Nsy]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *