Pribadi Rasulullah

Cara Rasulullah ﷺ Membaca Al-Qur’an

MuslimahNews.com, PRIBADI RASULULLAH – Dalam sebuah riwayat yang bersumber dari Ya’la bin Mumlik dikemukakan sesungguhnya ia (Ya’la) bertanya kepada Ummu Salamah ra. tentang bacaan (Al-Qur’an) Rasulullah ﷺ. Lantas ia menirukan suatu bacaan yang jelas dan bertartil, kata demi kata.

Ya’la bin Mumlik adalah rawi dari Ummu Darda dan Ummu Salamah ra. dan ia rawi yang tsiqat.

Qatadah berkata, “Aku bertanya kepada Anas bin Malik ra., ‘Bagaimanakah bacaan (Al-Qur’an) Rasulullah ﷺ?’ Ia menjawab, “Bermad (bertajwid).”

Ummu Salamah ra. bercerita bahwa Rasulullah ﷺ memotong bacaannya (pada setiap ayat). Beginilah cara membacanya, “Alhamdu lillaahi Rabbil ‘aalamiin” kemudian beliau berhenti. Selanjutnya dibaca, “Arrahmaanirrahiim” kemudian beliau berhenti. Selanjutnya dibaca, “Maliki yaumiddiin.

Abdullah bin Abu Qais ra. berkata bahwa ia bertanya kepada Aisyah ra. tentang bacaan Nabi ﷺ, “Apakah beliau membisikkan (sir) bacaannya atau menyaringkannya?”

Aisyah menjawab, “Semuanya, sungguh semuanya dilakukan oleh Rasulullah ﷺ, kadang-kadang beliau membisikkan (bacaannya) dan kadang-kadang beliau menyaringkannya. Aku pun berucap, “Alhamdulillah (Segala puji bagi Allah) yang telah menjadikan perkara ini luas tak terbatas.”

Abdullah bin Mughaffal ra. bercerita, “Aku melihat Nabi ﷺ pada hari pembebasan Makkah berada di atas untanya sambil membaca, ‘Inna fatahna laka fatham mubiina li yaghfira lakallaahu ma taqaddama min dzambika wa ma ta-akhkhara (Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata. Supaya Allah memberi ampunan terhadap dosamu yang telah lewat dan yang akan datang). (QS Al-Fath: 1—2).'”

Baca juga:  Tuntutan Syariat Islam: Ilmu Tajwid dalam Membaca Alquran

Abdullah bin Mughaffal ra. selanjutnya berkata, “Beliau membacanya dengan memperindah bacaannya.”

Syu’bah (perawi hadis ini) menerangkan bahwa Miuwiyah bin Qurrah (perawi hadis ini sebelum Syu’bah) berkata, “Sekiranya orang-orang tak mengerumuniku, sungguh akan kubacakan kepada kalian seperti itu.” Atau perawi ragu ia berkata, “…seperti lagu itu.”

Ibnu Abbas ra. menceritakan, “Bacaan Nabi ﷺ kadang-kadang terdengar oleh orang yang berada di dalam kamar, walaupun beliau berada di lain rumah.” [MNews/Juan]

Sumber: Kitab Asy-Syamailul Muhammadiyyah Karya Imam At-Tirmidzi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *