EventKomentar PolitikNasional

#TokohBicaraHijrah—Hijrah di Mata Praktisi Pendidikan (2)

MuslimahNews.Com, NASIONAL—Tak dimungkiri, sistem pendidikan sekuler yang diterapkan hari ini telah gagal menghasilkan sumber daya yang dibutuhkan untuk membangun peradaban cemerlang. Bahkan sistem pendidikan justru telah dibajak untuk kepentingan melanggengkan hegemoni kapitalisme global.

Para pendidik muslimah tentu punya tanggung jawab penuh untuk mendobrak kondisi ini agar generasi muslim terselamatkan dari skenario penjajahan ini. Mereka semestinya terdorong untuk menghasilkan output pendidikan sebagaimana profil generasi di masa kejayaan Islam. Yakni generasi yang berkepribadian Islam dan siap memberi kontribusi terbaik bagi kemuliaan umat dengan ilmu dan karya nyata.   

Lantas, bagaimana pandangan para pendidik terhadap hal ini? Khususnya terkait momentum hijrah, seperti apa cita-cita dan harapan mereka? Kita simak catatan yang berhasil kami kumpulkan berikut ini.

______

Hijrah ke Pangkuan Islam yang Sempurna

Hj.  Ida Aya Sophia, M.Pd.   (Learning Designer, Praktisi Pendidikan)

Pendidikan merupakan kebutuhan dasar manusia agar dapat hidup mulia.   Rasulullah saw.  bersabda, “Barang siapa ingin selamat di dunia maka perlu ilmu. Barang siapa ingin selamat di akhirat maka perlu ilmu. Barang siapa ingin selamat keduanya maka ia perlu ilmu.”

Oleh karena itu, Islam memiliki aturan yang sempurna agar hak mendapatkan pendidikan yang layak ini dapat dirasakan semua manusia. Tak ada yang memungkiri, peradaban Islam telah memberikan sumbangan luar biasa untuk kemajuan dunia. Di bidang pendidikan, cendekiawan muslim dikenal sebagai sosok ilmuwan beriman yang produktif dengan beragam karya inovatif. Islam hadir secara utuh untuk menjadi rahmatan lil ‘alamin.

Baca juga:  [News] Ustaz Felix Siauw: Hidup Manusia Senantiasa Memerlukan Aturan

Saat ini, salah satu PR besar kita adalah bagaimana mendidik generasi agar mereka mampu menjadi pilar kuat bagi sebuah peradaban mulia. PR yang dapat terselesaikan dengan baik kala negara  hadir sepenuhnya, masyarakat  mendukung dan individu-individu pun berlomba untuk memberikan kontribusinya dengan motivasi takwa. Kondisi tersebut akan terwujud jika kita menjadikan aturan Allah Sang Pencipta alam semesta sebagai sandaran dalam menjalani kehidupan.

Semoga spirit hijrah di tahun 1443 H ini menjadi pendorong agar umat makin menyadari kebutuhannya untuk kembali ke pangkuan Islam secara sempurna.

______

Hijrah untuk Menjadi Panutan

Hj.  Satriani Anwar, S.Pd., M.Pd.   (Guru Bimbingan Konseling di SMA Negeri 17 Makassar)

Sekiranya cukup bagimu dalam memahami Islam secara kafah, bersegeralah untuk hijrah menjalankan syariat Islam secara utuh, jangan separuh-separuh. Karena itu akan mencerminkan pribadimu sebagai seorang muslimah dan akan menjadi panutan dalam segala kehidupan.

Tetaplah berpegang teguh pada Al-Qur’an dan sunnah dalam mengarungi kehidupan di dunia ini untuk mendapatkan keridhoaan-Nya.

_____

Hijrah Menuju Merdeka Hakiki

Andi Mutmainnah, S.Pd.  (Guru BK)

Muharam momen hijrah ke Islam kafah untuk mendapatkan kemerdekaan yang hakiki dari kendali pemikiran kufur.   

Ini saatnya guru merdeka mendidik anak negeri untuk berkepribadian Islam agar tak mudah terjebak dengan pragmatisme yang mematikan akal sehat.

_____

Hijrah kepada Sistem Pendidikan yang Lebih Baik

Dewi Setiyani (Guru SMKN 2 Kab.  Tangerang)

Baca juga:  #TokohBicaraHijrah—Hijrah di Mata Praktisi Pendidikan (3)

Hijrah adalah perubahan. Di dalam pendidikan perlu ada perubahan ke arah yang lebih baik terhadap peserta didik mereka, bukan hanya mempunyai  ilmu pengetahuan saja, tetapi juga perlu mempunyai kepribadian Islam, yaitu berpikir Islam dan berjiwa Islam.   

Untuk terciptanya perubahan itu perlu adanya sistem pendidikan yg baik yang akan mendukung keberhasilan dalam pendidikan. Karena itu saatnya kita hijrah kepada sistem pendidikan Islam.

______

Hijrah, Belajar Terus

Marni Rosmiati, S.Pt.  (Pengajar di SMK Bina Bangsa Indonesia Kabupaten Bandung)

Hijrah adalah proses belajar dan terus belajar menapaki kehidupan dengan senantiasa ada dalam koridor penghambaan kepada Allah Swt..

Pesan hijrah untuk murid-muridku, “Belajarlah sepanjang hayat untuk terus memperbaiki nilai hidup, menapakinya dengan senantiasa ada dalam koridor penghambaan kepada Allah Swt..”

_____

Hijrah itu Perubahan Total

Rismayanti, S.Pt., M.M.   (Kab.   Bandung)

Hijrah merupakan fase penting dalam kehidupan ketika terjadi perubahan totalitas manusia yang menghamba pada hawa nafsu menjadi hamba Allah Swt..

Dikatakan hijrah adalah saat terjadi transformasi pola pendidikan dengan menanamkan nilai akidah dan syariat daripada sekadar mengejar kesuksesan yang berorientasi duniawi.

_____

Hijrah Menjadi Pencetak Generasi Khairu Ummah

Reni Handayani, S.Pd.  (Pendidik dan Pembina Remaja)

Hijrah itu tidak mudah karena balasannya  adalah surga. Berbagai hambatan dan tantangan seringkali menghadang untuk menguji seberapa besar kesungguhan kita dalam berhijrah.   

Jangan pernah menyerah tetaplah istikamah menapaki jalan hijrah menuju ketaatan kepada Allah karena surga menanti kita, insyaa Allah.

Baca juga:  Ulama Besar, Mantan Begal, Teladan Hijrah: Fudhail bin ‘Iyadh

Saat ini masalah pendidikan belum terpecahkan, kualitas guru dan tenaga pendidik dianggap menjadi salah satu faktor.   

Padahal guru bukan hanya bertugas mentransfer pengetahuan melainkan seorang pendidik yang harus mampu mencetak generasi khairu ummah. Generasi inilah yang akan mengantarkan pada kembalinya kejayaan Islam.   

Namun,  peran guru saja tak cukup untuk mewujudkan generasi khairu ummah yang didambakan, melainkan harus ada  dukungan sistem yang menerapkan syariat Islam.   

Meski tak ada satupun manusia yang luput dari kesalahan, tetapi jangan biarkan kesalahan mendominasi hidup kita. Bersegeralah menuju perubahan, beralihlah menuju ketaatan kepada Allah, jangan biarkan waktu pergi berlalu begitu saja hingga penyesalan yang tertinggal.

_____

Hijrah, Bukan Romantisme Sejarah

Risni Herliani, S.Pd.  (Praktisi pendidikan)

Memaknai peristiwa hijrahnya Rasulullah Saw., bukan sebatas romantisme sejarah. Namun harus menjadi acuan dalam proses serius dan bersungguh-sungguhnya kita untuk bangkit dari berbagai permasalahan, termasuk buramnya potret dunia pendidikan dan suramnya kualitas generasi.   

Mengarah kepada hijrah hakiki secara berjemaah, agar bisa berpindah dari kegelapan menuju cahaya, dengan penerapan Islam kafah, demi terwujudnya generasi khairu ummah.

______

Hijrah itu Pilihan

Nisaa Qomariyah, S.Pd.  (Pendidik di STP Khoiru Ummah Cikupa)

Hijrah tidak hanya untuk yang muda maupun tua, tetapi hijrah adalah pilihan, mau taat atau maksiat. [MNews]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *