[Nafsiyah] Berpikir Positif tentang Wabah


Penulis: Ustazah Siti Nafidah Anshory


MuslimahNews.com, NAFSIYAH — Banyak kaum muslimin yang meyakini bahwa abad ini adalah abad Khilafah. Setidaknya mereka percaya bahwa Khilafah Rasyidah yang dijanjikan waktunya sudah dekat.

Khilafah Rasyidah adalah role model sebuah peradaban cemerlang. Bukan hanya dicirikan dengan ketinggian taraf pemikiran dan meratanya kesejahteraan, tapi juga dilingkupi dengan keberkahan.

Khilafah seperti ini tentu tak mungkin tiba-tiba mewujud ada. Apalagi di tengah kondisi masyarakat yang sedang durhaka-durhakanya, jemawa menganggap aturan buatannya lebih tinggi dari aturan agamanya.

Khilafah seperti ini pun tak mungkin tiba-tiba mengubah kondisi dunia yang sudah rusak parah. Saat kerakusan manusia berdampak pada rusaknya alam semesta. Dan akhirnya, menimbulkan bencana di mana-mana.

Maka dengan wabah, manusia seakan diberi kesempatan buat melihat dan berpikir soal detail-detail fakta. Bahwa kejemawaan mereka akhirnya hanya berujung pada bencana. Dan bahwa aturan yang mereka banggakan nyatanya hanya berujung derita.

Maka dengan wabah pula, bumi memiliki waktu buat memulihkan dirinya. Karena sebagian aktivitas manusia yang berpotensi merusak alam semesta, praktis terhenti untuk waktu lama.

Di tengah wabah, banyak aktivitas manusia pun yang terhambat. Termasuk mereka yang ingin bermaksiat. Setidaknya, ada yang berkurang dari situasi sebelumnya.

Baca juga:  [Nafsiyah] Rabun Hati

Jadi, di balik semua musibah, selalu saja ada hikmah. Apalagi bagi para pengemban dakwah. Setidaknya, wabah menjadi momen terbaik untuk mengajak umat untuk memahami urgensi taat. [MNews/Gz]

Tinggalkan Balasan