[News] Setelah Hancurkan Puluhan Rumah Palestina, Pasukan Israel Lindungi Pemukim Yahudi Serbu Al-Aqsha

MuslimahNews.com, INTERNASIONAL — Hari Kamis (10/6/2021), pemukim Yahudi kembali menyerbu Masjidilaqsa yang diberkati, dari arah Gerbang Mughrabi, di bawah perlindungan pasukan Israel.

Media lokal wafa.ps memberitakan (10/6/2021), Departemen Wakaf Islam di Yerusalem yang diduduki mengatakan bahwa puluhan pemukim Yahudi menyerbu Al-Aqsha dalam kelompok-kelompok dengan rentang  interval terpisah, kemudian melakukan pawai provokatif di halamannya.

Sebelumnya dari wartaekonomi.com (9/6/2021) pasukan Israel pada Senin (7/6/2021) menghancurkan puluhan rumah Palestina di Tepi Barat yang diduduki. Menurut sumber lokal, tentara Israel menghancurkan permukiman Palestina di wilayah al-Muarrajat, timur Ramallah.

“Mereka menghancurkan (rumah) kami. Kami tidak memiliki apa-apa selain pakaian di badan kami,” ujar Avde al-Kabne, salah satu warga Palestina yang rumahnya dihancurkan kepada Anadolu Agency.

Al-Kabne mengatakan bahwa penghancuran rumah-rumah yang dilakukan oleh pasukan Israel telah menyebabkan sekitar 25 warga Palestina kehilangan tempat tinggal. Selain itu, banyak anak-anak yang ikut terdampak.

“Pasukan Israel telah menghancurkan semua yang kami bangun dan menyita properti kami,” kata Al-Kabne.

Hukum internasional menganggap Yerusalem Timur bersama dengan seluruh Tepi Barat sebagai wilayah pendudukan Israel. Hingga kini, Israel terus memperluas pembangunan permukiman ilegal di wilayah tersebut.

Baca juga:  Israel Tembak Mati Remaja Palestina Berusia 15 Tahun

Tidak Bisa Berharap pada Sistem yang Melahirkan Israel

Keadaan ini menjadi perhatian salah satu media ideologis internasional yang menegaskan bahwa muslim Palestina menderita.

“Mereka telah menderita selama beberapa dekade dan mereka akan terus menderita sampai situasinya terselesaikan,” sebutnya.

Secara lugas media ini mempertanyakan bagaimana bisa mempercayai sistem yang menciptakan masalah ini untuk menghasilkan solusi. Keberadaan Israel adalah akibat sistem liberal kapitalisme memberi mereka tanah, melegitimasi otoritas mereka atasnya, dan secara terang-terangan melindunginya dari dampak yang sebenarnya.

Negara-negara dalam sistem ini akan terus melakukannya, bahkan ketika mengutuk cara mereka memperlakukan pria, wanita, dan anak-anak Palestina.

“Dan bagaimana kita bisa sedikit berharap? Pada saat sistem ini justru mendorong penguasa untuk menormalkan hubungan dengan Israel ke titik di mana yang disebut penguasa muslim, menempatkan keuntungan perdagangan dan politik di atas kehidupan pria, wanita, dan anak-anak?” tulisnya retorik.

Ditegaskannya kapankah sistem ini memungkinkan hadirnya daftar kekejaman yang sangat panjang, datang dan pergi dari Palestina? Daftar kekejaman yang tidak hanya dalam sejarah tetapi saat ini sedang dialami oleh umat Islam di seluruh dunia saat ini, pada saat ini juga.

Membantu Palestina dengan Mengubah Sistem

Media ini mengungkapkan, jika kita serius membantu saudara-saudara muslim kita dan menunaikan fardu untuk melindungi tanah dan darah muslim, kita perlu mengubah sistem. Karena hanya dengan tegaknya kembali negara Khilafah, umat Islam Palestina akan mendapatkan perlindungan dan keadilan yang layak mereka terima.

Baca juga:  Kebijakan Jangka Panjang Israel: Lumpuhkan Orang-orang Palestina

Rasulullah saw. mengingatkan,

«إِنَّمَا الْإِمَامُ اتَلُ ائِهِ اللَّهِ لَّ لَ انَ لَهُ لِكَ انَ لَيْهِ »

Hanya Imam yang menjadi perisai, di belakangnya kamu berperang dan kamu melindungi diri dengannya, maka jika dia memerintahkan dengan takwa dan adil maka dia mendapat pahala untuk itu, dan jika dia memerintahkan dengan selain itu maka itu melawan dirinya sendiri.” (HR Muslim) [MNews/Ruh]

Tinggalkan Balasan