[Nafsiyah] Nikmatnya Bersedekah

MuslimahNews.com, NAFSIYAH — “Siapakah yang memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya kamu dikembalikan.” (QS Al-Baqarah: 245)

اِنَّ الْمُصَّدِّقِيْنَ وَالْمُصَّدِّقٰتِ وَاَقْرَضُوا اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًا يُّضٰعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ اَجْرٌ كَرِيْمٌ

“Sesungguhnya orang-orang yang membenarkan (Allah dan Rasul-Nya) baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (QS Al-Hadid: 1)

Ibnu Al-Qayyim al-Jauziyyah rahimahulLaah berkata,

‎لو علم المتصدق حق العلم ان صدقته تقع في يد الله قبل يد الفقير لكانت لذة المعطي اكثر من لذة الآخذ

“Andai saja orang yang bersedekah benar-benar paham bahwa sedekah yang dia berikan sampai terlebih dulu di tangan Allah sebelum sampai di tangan orang fakir (yang dia sedekahi), tentu nikmat memberi sedekah jauh lebih besar daripada nikmat menerima sedekah.” (Ibnu al-Qayyim, Madaarij as-Saalikiin, 1/26).

Sebagaimana sabda Rasulullah saw.,

“Sedekah itu tidak akan mengurangi harta. Tidak ada orang yang memberi maaf kepada orang lain, melainkan Allah akan menambah kemuliaannya. Dan tidak ada orang yang merendahkan diri karena Allah, melainkan Allah akan mengangkat derajatnya.” (HR Muslim)

Baca juga:  Siapa yang Dimaksud dengan “Asnaf fii Sabilillah”?

[MNews]

Tinggalkan Balasan