Pedang, Baju Besi, dan Topi Besi Rasulullah


Penulis: Shezan Adzkayra Gerung


MuslimahNews.com, PRIBADI RASULULLAH — Perlengkapan perang merupakan bagian yang menjadi perhatian Rasulullah. Rasulullah sendiri memiliki peralatan perang yang terdiri dari pedang, baju besi, dan topi besi.

Berikut ini pemaparannya sebagaimana yang dijelaskan dalam kitab Assyamaailul Muhammadiyyah karya Imam at-Tirmidzi.

Pedang Rasulullah Saw.

Dalam sebuah riwayat yang bersumber dari Anas bin Malik ra. dikemukakan bahwa salut hulu pedang Rasulullah saw. terbuat dari perak.

Sa’id bin Abul Hasan al-Bashri bercerita hal yang senada bahwa salut hulu pedang Rasulullah saw. terbuat dari perak. Sa’id bin abul Hasal al-Bashri adalah saudara Al-Hasan Bishri, seorang tabiin pertengahan (wafat tahun 100 H). Oleh sebab itu, hadis yang diriwayatkannya berstatus mursal, namun dikuatkan oleh hadis sebelumnya dari Anas bin Malik.

Kakek Hud bin Abdullah bin Sa’id bercerita kepadanya sebagai berikut: Rasulullah saw. memasuki kota Makkah pada hari pembebasan kota Makkah. Pada pedangnya terdapat emas dan perak. Thalib bin Hujair berkata, “Aku bertanya kepada Hud tentang perang itu.” Ia menjawab, “Salut hulu pedang Rasulullah saw. terbuat dari perak.”

Ibnu Sirin ra bercerita, “Aku membuat pedang mirip pedang Samurah bin Jundub ra.. Samurah mengaku bahwa ia membuat pedangnya meniru pedang Rasulullah saw., sedang pedang Rasulullah saw. itu berbentuk Hanafiyyah, yakni pedang yang dibikin oleh suku Bani Hanifah yang terkenal bagus dan halus pembuatannya.

Baca juga:  Mengenal Pribadi Rasulullah ﷺ

Baju Besi Rasulullah Saw.

Zubair bin al-Awwam bercerita, pada waktu ghazwah Uhud, Nabi saw. memakai dua baju besi. Beliau bermaksud hendak memanjat sebuah batu besar, namun tak mampu, maka beliau meletakkan (baju besi itu) di bawah dan Nabi saw. naik hingga berada di atas batu besar itu. Selanjutnya Jubair berkata, “Kudengar Rasulullah saw. bersabda, ‘Sudah semestinya Thalhah masuk surga.'”

As-Saib bin Yazid bercerita sesungguhnya Rasulullah saw. pada waktu ghazwah Uhud memakai dua baji besi. Sungguh, beliau memakai keduanya secara rangkap.

Topi Besi Rasulullah Saw.

Pada dasarnya, topi besi yang dimaksud dalam hal ini adalah rantai besi yang dijalin rapi, dibuat sesuai ukuran kepala, kemudian dipasang di dalam kopiah.

Mengenai hal ini, Anas bin Malik ra. bercerita bahwa sewaktu Rasulullah saw. memasuki Kota Makkah (di hari pembebasan), beliau memakai topi besi. Kemudian ditunjukkan orang kepadanya, “Ini Ibnul Khathal bersembunyi di dinding Ka’bah (disebabkan takut).” Nabi saw. bersabda, “Bunuhlah dia!”

Ibnul Khathal ialah seorang dari empat pejabat yang amat memusuhi Islam dan tidak mendapatkan pengampunan umum dari Rasulullah saw..

Anas bin Malik mengungkapkan pula bahwa sewaktu Rasulullah saw. memasuki Kota Makkah (pada hari pembebasan Kota Makkah), beliau mengenakan topi besi.

Baca juga:  Tangis Rasulullah ﷺ

Selanjutnya Anas ra. berkata, “Manakala Nabi saw. melepas topi besi tersebut, datanglah seorang laki-laki seraya berkata kepadanya, “Ibnul Khatal sedang bersembunyi di dinding Ka’bah.” Nabi saw. bersabda, “Bunuhlah dia.”

Ibnul Shiyab berkata, “Dan menurut riwayat yang kuterima, Rasulullah saw. tidak berihram waktu itu.” [MNews/Juan]

Tinggalkan Balasan