[Hadits Sulthaniyah] ke-31: Pemerintahan, Simpul Islam yang Menjadi Tempat Bergantungnya Perkara-Perkara Lainnya

Hadis mengenai “Beberapa Aspek Penting dalam Pemerintahan dan Persatuan” (Hadis ke-31—39)


MuslimahNews.com, HADITS SULTHANIYAH — Hadis ke-31: “Simpul Islam akan terlepas, satu demi satu. Setiap kali sebuah simpul yang menjadi tempat bergantungnya manusia terlepas, akan diikuti dengan terlepasnya simpul-simpul lainnya. Dan simpul pertama yang terlepas adalah (perkara) pemerintahan, sedangkan simpul terakhir (yang terlepas) adalah perkara salat.” (Musnad Ahmad No. 21139)

Penjelasan:

a. Adalah Rasulullah Muhammad saw. yang telah mengikatkan simpul-simpul Islam, termasuk simpul yang paling penting—yaitu perkara pemerintahan—setelah beliau saw. berhasil mendirikan Negara Islam di antara orang-orang Anshar, Muhajirin, dan orang-orang nonmuslim di sekitar Yatsrib, setelah beliau hijrah meninggalkan kaumnya di Makkah.

b. Sebagaimana dijelaskan Imam al-Mawardi, telah diharamkan kepemimpinan sebagai penerus Nabi dalam mempertahankan agama dan mengatur urusan masyarakat (karena tidak ada Nabi lagi setelah Rasulullah saw.). Maka, dalam hal ini, Imam Baidhawi mengatakan bahwa Imamah atau Khilafah adalah pengganti kedudukan Nabi dalam hal penerapan hukum syariat dan pelindung atas wilayah kaum muslim. Maka, tanpa Imam, hukum-hukum syariat tidak dapat diterapkan dan wilayah kaum muslim tidak dapat dilindungi dengan baik.

c. Hadis di atas menunjukkan bahwa pemerintahan (kekuasaan) merupakan simpul yang paling penting, yang menjaga agar simpul-simpul lainnya tidak terurai atau terlepas. Hal ini disebabkan karena penguasa (Imam atau Khalifah) adalah pihak yang bertanggung jawab untuk menerapkan Islam di tengah-tengah umat, melaksanakan batas-batas yang telah ditentukan Allah, dan melindungi masyarakat.

Baca juga:  [Hadits Sulthaniyah] Ke-12: Tidak Berambisi Mengejar Kedudukan dalam Pemerintahan

d. Imam Ahmad menjelaskan bahwa tanpa seorang Imam sebagai pemimpin kaum muslim, maka akan terjadi fitnah. Hancurnya simpul-simpul Islam akan diakhiri dengan hancurnya salat; dan inilah fitnah yang terbesar. [MNews/Gz]


Sumber: Abu Lukman Fathullah, 60 Hadits Sulthaniyah (Hadits-Hadits tentang Penguasa), 2010; Dengan penyesuaian redaksi.

Tinggalkan Balasan