Uban dan Cara Rasulullah Menyemir Rambut


Penulis: Shezan Adzkayra Gerung


MuslimahNews.com, PRIBADI RASULULLAH – Setelah membahas bagaimana rambut Rasulullah dan bagaimana beliau menyisir rambutnya, sekarang kita akan membahas bagaimana dengan uban Rasulullah serta bagaimana beliau menyemir rambutnya.

Uban adalah satu hal yang pasti dialami ketika seseorang memasuki usia senja. Demikian juga Rasulullah saw. Kebiasaan menyemir rambut termasuk juga menyemir uban sesungguhnya telah ada di zaman dulu meski warna yang digunakan adalah warna selain warna hitam.

Diriwayatkan oleh Muhammad bin Basyar dari Abu Daud dari Hammam yang bersumber dari Qatadah bahwa Ia pernah bertanya kepada Anas bin Malik ra., “Pernahkah Rasulullah saw. menyemir rambutnya yang telah beruban?”

Anas bin Malik menjawab, “Tidak sampai demikian. Hanya beberapa lembar uban saja di pelipisnya.” Namun, Abu Bakar pernah mewarnai (rambutnya yang memutih) dengan daun pacar dan katam. Katam adalah sejenis tumbuh-tumbuhan yang biasa digunakan untuk memerahi rambut sedangkan warnanya adalah merah tua.

Sebagaimana yang diriwayatkan dari Ishaq bin Manshur dan Yahya bin Musa dari ‘Abdurrazzaq dari Ma’mar dari Tsabit yang juga bersumber dari Anas  bin Malik mengemukakan bahwa, “Aku tidak mendapatkan lebih dari 14 lembar uban yang tumbuh di kepala dan jenggot Rasulullah saw..”

Dalam suatu riwayat Simak bin Harb ra. mengungkapkan, “Aku mendengar Jabir bin Samurah ra. menjelaskan setelah ia ditanya tentang uban Rasulullah saw., ‘Apabila Rasulullah meminyaki rambut kepalanya, maka tidak terlihat uban di kepalanya. Sedangkan bila tidak meminyakinya, terlihatlah sedikit uban di kepalanya..”

Dalam suatu riwayat Ibnu Umar ra. mengungkapkan, “Uban Rasulullah saw. Hanya sekitar 20 lembar saja.”

Dalam suatu riwayat, Ibnu Abbas ra. mengemukakan, Abu Bakar berkata, “Wahai Rasulullah, sungguh Anda telah beruban!”

Rasulullah saw. bersabda, “Surah Hud, Surah Al-waqi’ah, aurat al-mursalat, surah ‘amma yatasa-alun dan surah idzasy syamsu kuwwirat, menyebabkan aku beruban.”

Dalam suatu riwayat yang bersumber dari Abu Juhaifah ra. dikemukakan bahwa para sahabat berkata, “Wahai Rasulullah, kami melihat bahwa engkau sungguh telah beruban. Rasulullah saw. bersabda, surah Hudd dan beberapa surah sebangsanya (telah menyebabkan aku beruban).”

Abu Ramtsah at-Taimi Taymur Rabbab ra. Bercerita, “Aku bersama anakku menemui Nabi saw., tatkala aku melihatnya, aku pun berkata kepada anakku, ‘Inilah Nabiyullah saw., ia mengenakan dua helai pakaian berwarna hijau. Rambutnya telah ditumbuhi uban dan ubannya berwarna merah.” (diriwayatkan oleh Ali bin Hujr dari Su’aib bin Shafwan dari ‘Abdul Malik dari Iyadl Laqith al-Ajali yang bersumber dari Abu Ramtsah at-Taimi Taymur Rabbab ra.)

Pernah ada yang bertanya kepada Jabir bin Samurah ra. perihal uban di kepala Rasulullah saw.. Ia menjawab, “Di kepala Rasulullah saw. tidak terdapat uban, kecuali beberapa lembar pada belahan kepalanya (sisirannya). Apabila Ia memakai minyak, maka tertutuplah uban itu karena minyak. (diriwayatkan oleh Ahmad bin Mani’ dari Suraij bin Nu’man dari Hammad bin Salamah yang bersumber dari Simak bin Harb ra).

Semir Rambut Rasulullah Saw.

Abu Ramtsah pernah menemui Rasulullah saw. dan Ia bercerita sebagai berikut: Aku dan anakku menemui Rasulullah saw. Rasulullah saw. bertanya, “Apakah ini anakmu?” Aku menjawab, “Ya, benar!” Rasulullah saw. bersabda, “Dia tidak akan disiksa disebabkan dosamu, dan kau juga takkan disiksa disebabkan dosanya.” Abu Ramtsah berkata, “Aku melihat uban Rasulullah saw. berwarna merah.”

Dalam suatu riwayat yang bersumber dari ‘Utsman bin Mauhab ra. diungkapkan, Abu Hurairah pernah ditanya, “Apakah Rasulullah saw. pernah memacari rambutnya?”

Ia menjawab, “Ya.”

Al-Jadzamah ra. istri Basyair bi al-Khashashiyyah pernah bercerita, “Aku melihat Rasulullah saw. keluar dari rumahnya mengibas-ibaskan rambut sehabis mandi. Dan di kepalanya terdapat bekas daun inai atau bekas celupan (rawi ragu).”

Dalam suatu riwayat, Anas ra. menerangkan, “Aku melihat rambut Rasulullah saw. dipacari merah.”

Selanjutnya Hammda menungkapkan bahwa Abdullah bin Muhammad bin ‘Aqil ra. berkata, “Aku melihat rambut Rasulullah saw. Di rumah Anas bin Malik memakai pacar.” (Diriwayatkan oleh Abdullah bin Abdurrahman dari Amr bin ‘Ashim dari Hammad bin Salamah yang bersumber dari ‘Abdullah bin Muhammad bin ‘Aqil ra.)

Demikianlah keterangan terkait uban dan bagaimana Rasulullah menyemir rambut dan uban beliau. Selebihnya, ada begitu banyak pembahasan yang ditulis oleh para ulama terkait masalah semir rambut Rasulullah dan bagaimana Rasulullah menyemir uban beliau. Wallaahu a’lam bish shawwab. [MNews]

Referensi: Kitab Asy-Syamail Muhammadiyyah karya Imam at-Tirmidzi

Tinggalkan Balasan