Ramadan di Iran, Aneka Festival Digelar

MuslimahNews.com, RAMADAN SEDUNIA —  Selama Ramadan, kaum muslim di Iran menghabiskan waktu untuk berdoa dan beramal. Masjid-masjid di seantero negeri marak menyediakan hidangan iftar (berbuka puasa).

Banyak orang memanfaatkan  momen Ramadan untuk berbagi kepada fakir miskin. Sumbangan berupa makanan, pakaian, dan barang-barang lainnya berdatangan dari berbagai penjuru negeri.

Di Iran, suasana Ramadan sangat terasa.  Hampir semua kedai kopi dan rumah makan tutup pada siang hari, kecuali yang terletak di SPBU,  terminal, bandara, dan stasiun kereta api.

Ada banyak festival yang dilakukan muslim Iran selama Ramadan. Mereka mendekorasi jalanan, gang, dan toko-toko menggunakan bunga dan lampu-lampu. Setiap kali berpapasan dengan satu sama lain, masyarakat Iran memberikan salam Ramadan Mubarak.

Di Iran bagian utara, kaum muslim menjalani tradisi Qabakhlama, yaitu sebuah tradisi yang dilakukan menjelang Ramadan mereka membersihkan rumah dan masjid. Sementara para perempuan sibuk membersihkan rumah.

Sedangkan di daerah Barat Laut Iran ada kebiasaan melihat diri sendiri di dalam cermin ketika Ramadan tiba sambil berdoa.

Para perempuan biasanya mendekorasi meja dengan makanan yang berwarna-warni selama Ramadan. Salah satunya adalah Tareh-Halvasi, yaitu puding yang disajikan pada saat berbuka puasa. Selain itu, juga ada roti Yaghlifatir yang merupakan sajian istimewa.

Baca juga:  [Tapak Tilas] Isfahan, Antara Masa Lalu dan Masa Depan

Sebuah kegiatan yang dinanti setiap Ramadan di Iran adalah Festival dan Pameran Al-Quran. Ada puluhan penerbit Al-Qur’an yang menggelar stan di acara ini.

Al-Qur’an di Iran merupakan salah satu mushaf Utsmani yang dulu dikirim ke berbagai tempat. Selain menggelar festival Al-Quran, Iran juga menyelenggarakan MTQ internasional dengan peserta dari berbagai negara.

Di festival Al-Qur’an ada berbagai stan. Juga ada para pakar Al-Qur’an yang sedang sibuk memberikan konsultasi gratis kepada pengunjung. Karpet Persia pun ditampilkan di festival ini. Iran memang terkenal dengan corak karpetnya yang khas.

Saat berbuka puasa,  semangkuk sup ash disajikan. Ash adalah makanan pembuka iftar, terbuat dari sayuran dan kacang-kacangan. Cara memakannya dengan ditabur bubuk mint dan susu asam. [MNews/Rgl]

Tinggalkan Balasan