[News] Kejahatan Israel Terus Berlanjut, Hanya Kaum Muslim yang Mampu Menyelesaikan

MuslimahNews.com, INTERNASIONAL — Dilansir dari Middle East Monitor (13/4/2021) The Palestinian Authority (PA) pada Senin (12/4/2021) mengutuk diamnya komunitas internasional terhadap kejahatan Israel di wilayah pendudukan. PA menekankan bahwa keheningan ini mendorong Israel terus melakukan kejahatan kepada Palestina.

“Agresi oleh pemukim Yahudi Israel dan tentara pendudukan Israel terhadap rakyat Palestina dan tanah mereka terus berlanjut di depan mata masyarakat internasional,” kata Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat PA.

Para pemukim ilegal tersebut melakukan pelanggaran dengan dilindungi tentara pendudukan. Tentara berdiri dan menyaksikan saja saat para pemukim menyerang orang-orang Palestina dan harta benda mereka. “Sebaliknya turun tangan hanya jika orang-orang Palestina bereaksi membela diri dan para pemukim yang diserang,” jelasnya.

Sebelumnya pemukim dan tentara Israel telah melakukan serangan kepada para penduduk asli Palestina.  Dilansir dari wafa.ps (5/4/2021), 14 warga Palestina ditahan setelah tentara Israel menggeledah dan membuat kekacauan di pemukiman penduduk. Begitu pula menahan 25 warga Palestina lainnya pada Senin, (11/4/2021) dalam sebuah penggerebekan di seluruh Tepi Barat yang diduduki (aljazeera.com, 12/4/2021).

The Palestinian Prisoner Society (PPS) menyebut sebagian besar penangkapan terjadi di kota Hebron, Bethlehem, Jenin, Ramallah, Al-Bireh, dan Yerusalem Timur. Diperkirakan 4.450 warga Palestina diyakini ditahan di penjara Israel, termasuk 37 wanita, sekitar 140 anak di bawah umur, dan 440 tahanan administratif.

Di sisi lain PA menerangkan, serangan semacam ini dilakukan setiap hari di seluruh Tepi Barat dan Yerusalem yang diduduki.

Kekuatan Kaum Muslim ketika Memiliki Negara Kuat Berdasarkan Syariat

Arifin dari Tabayyun Center, sebagaimana dikutip dari mediaumat.news, mengungkapkan wajar jika saat ini Israel sepertinya berada dalam posisi kuat, dan selalu mendapatkan kemenangan, terus menerus. Mencaplok wilayah Palestina, yang sampai hari ini mencapai 85%.

Ia berpendapat ini disebabkan umat Islam tidak memiliki kekuatan yang padu sejak lenyapnya Daulah Khilafah Islam pada 1924 Masehi. Sehingga, posisi umat Islam yang kuat dan disegani tidak bisa diwujudkan.

Berdasarkan QS al-Israa ayat 8, kaum Yahudi akan selalu melakukan kerusakan berulang-ulang ketika mereka memiliki kekuatan dan kesempatan, dan ketika umat Islam jauh dari agamanya.

“Imam Abu Bakar Jabir al-Jazairi dalam tafsir Aysar at-Tafâsir menjelaskan sebab kekuatan umat Islam yang mampu menghalau dan menghentikan kejahatan Israel adalah karena mereka memiliki negara yang besar dan kuat. Mereka bisa memiliki negara yang besar dan kuat karena mereka menerapkan Kitabullah dan terikat dengan syariat-Nya,” jelasnya.

“Lalu apa yang sebenarnya harus dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan Gaza ini?” tanyanya.

“Solusinya sangatlah jelas. Semua kaum Muslim sudah mengetahuinya tanpa harus membuka kitab-kitab para ulama untuk membahasnya. Semua kaum Muslim tahu, bahwa jika ada satu negeri Muslim yang diserang dan diduduki maka fardhu ‘ain bagi penduduk negeri itu untuk berjihad. Jika mereka tidak mampu maka kewajiban jihad ini meluas kepada penduduk di negeri terdekat. Dalam hal ini yang paling wajib setelah penduduk Gaza adalah kaum Muslim dan tentara Muslim di Mesir,” lanjutnya.

Ia menegaskan siapapun pasti mengetahui bahwa besi tidak bisa dihadapi kecuali dengan besi lagi. “Pasukan tidak bisa dihadapi kecuali dengan pasukan lagi,” ulasnya.

Menyerahkan ke Dunia Internasional, Makin Mengukuhkan Israel

Pendudukan tidak bisa dihentikan kecuali dengan kekuatan. “Untuk itu, yang harus dilakukan oleh para pemimpin Arab adalah mengerahkan pasukan mereka untuk mengusir Israel. Permasalahan Palestina tidak akan bisa diselesaikan kecuali oleh kaum Muslim sendiri,” tukasnya

“Upaya menyerahkan masalah Palestina kepada dunia internasional sama saja dengan membuka jalan bagi penjajahan kaum kafir dan semakin mengokohkan eksistensi Israel,” imbuhnya.

Selanjutnya ia mengutip firman Allah Swt.,

وَلَنْ يَجْعَلَ اللهُ لِلْكَافِرِينَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ سَبِيلا

“Allah tidak akan pernah memberikan jalan kepada orang-orang kafir untuk menguasai orang-orang mukmin.” (QS an-Nisa’ [4]: 141).

Sejarah telah membuktikan, Palestina berhasil ditaklukan dari kekuasan kaum Nasrani dengan kekuatan pasukan kaum Muslim.

“Penguasa kaum muslim saat itu terus-menerus melakukan peperangan untuk menaklukan Palestina selama 200 tahun hingga akhirnya Palestina berhasil dikuasai kembali di bawah pimpinan Sultan Shalahuddin,” cetusnya.

Karena itu, saat ini pun tidak jauh berbeda. “Tidak mungkin membebaskan Palestina dari cengkeraman Yahudi Israel, kecuali melalui kekuatan pasukan yang hebat di bawah komando Amirul Mukminin,” pungkasnya. [MNews/Ruh]

Tinggalkan Balasan