[News] Muslimah Palestina: Pengemban Dakwah Tidak Pernah Berhenti

MuslimahNews.com, INTERNASIONAL — Di Palestina, para perempuan menjalankan tugasnya sebagai ibu dan berdakwah. Namun di saat yang sama, 100 tahun (setelah Khilafah runtuh –red.) adalah waktu yang sangat panjang.

Hal ini disampaikan Raaja Mohammad, muslimah asal Palestina menjawab pertanyaan, “What kind of activities are women involved  in to establish the Khilafah and what are the challenges that they face?”

“Seratus tahun dalam rasa sakit, penderitaan, pendudukan, tanpa tempat tinggal. Inilah masa 100 tahun kaum muslimin saat ini berada,” cetusnya dalam acara virtual Women and The Global Call for The Khilafah.

Di sana juga (Palestina), para perempuan pengemban dakwah hidup dalam pendudukan terhadap Islam. Entitas Yahudi menjadikan suasana mencekam baik di jalan, di rumah, di sekolah, dan lainnya. Termasuk saat beraktivitas.

“Namun alhamdulillah itu tidak menghentikan para pengemban dakwah dan tidak akan pernah menghentikannya untuk berdakwah. Meskipun ada yang  dipenjara oleh kaum Yahudi, termasuk yang perempuan,” tegasnya.

“Oleh sebab itu inilah saatnya kita katakan cukup, cukup, dan cukup.  Kita sudahi pendudukan ini. Karena telah menjadi penderitaan yang dihadapi rakyat Palestina, khususnya bagi para pengemban dakwah, dan kehidupan kaum muslimin,” pungkasnya. [MNews/Ruh-Gz]

Baca juga:  Umat Islam Akan Rugi Tanpa Aturan Ilahi