[Maqalah Ulama] Keberadaan Khilafah Adalah Kebaikan Dunia-Akhirat


Penulis: Ustaz Azizi Fathoni


MuslimahNews.com, MAQALAH ULAMA — Al-Imam Ibnu Rusyd Al-Maliki (w. 520 H) dalam kitabnya Al-Bayân wa At-Tahshil mengatakan,

“Tentang apa yang dapat dicegah oleh imam/khalifah daripada umat.

Al-Imam Malik bin Anas berkata: telah sampai kepadaku bahwa khalifah ‘Utsman bin ‘Affan berkata: apa yang dapat dicegah oleh imam/khalifah (terkait pelanggaran) dari umat itu adalah lebih banyak daripada apa yang dapat dicegah oleh Al-Qur’an, beliau (Al Imam Malik) berkata, ‘yaza’uhum’ artinya ‘menghentikan mereka’.

Muhammad bin Rusyd berkata: Arti dari perkataan tersebut adalah bahwa manusia yang berhenti dari larangan Allah lantaran takut penguasa (yang menerapkan syariat Islam, -penj.) jumlahnya lebih banyak daripada mereka yang berhenti darinya lantaran sebatas perintah Allah (baca: kesadaran).

Maka, keberadaan seorang imam/khalifah merupakan kebaikan dunia-akhirat. Dan tidak ada perbedaan di antara umat Islam akan wajibnya imamah/Khilafah serta keharusan menaati imam/khalifah.”¹

Hampir senada di bagian lain beliau mengatakan,

“Tentang apa yang dapat dicegah oleh Allah dengan adanya imam/khalifah.

Muhammad bin Rusyd berkata: Al-Imam Malik bin Anas berkata: Seorang hamba saleh ‘Utsman bin ‘Affan berkata: Apa yang dapat dicegah imam/khalifah itu lebih banyak dari apa yang dapat dicegah oleh al-Qur’an, artinya apa yang ia hentikan dengan hudud (hukum-hukum Allah).

Baca juga:  Memaknai Hadis Kembalinya Khilafah

Muhammad bin Rusyd berkata: Penafsiran al-Imam Malik ini benar, yaitu bahwasanya manusia yang berhenti dari larangan Allah lantaran takut penguasa (yang menerapkan hukum-hukum Allah, -penj.) itu jumlahnya lebih banyak daripada mereka yang berhenti lantaran sebatas perintah Allah azza wa jalla (baca: dengan kesadaran).

Maka, keberadaan seorang imam/khalifah merupakan kebaikan dunia-akhirat. Dan tidak ada seorang pun ulama yang berbeda akan wajibnya Khilafah dan keharusan menaati Khalifah. Hal ini telah disinggung sebelumnya saat menjelaskan arti ‘nazar sunah’ dari hasil mendengar (riwayat) Ibnu al-Qasim. Semoga Allah memberi hidayah taufik.”²

___________
¹Ibnu Rusyd, Muhammad bin Ahmad al-Qurthubi. 1988. Al-Bayân wa at-Tahshil. (Beirut: Dar al-Gharab al-Islami) vol 17 hlm 59
²Ibid. vol 18 hlm 495-496
____________

Fawaid:

• Kepentingan adanya Khilafah dan Khalifah adalah untuk membumikan perintah dan larangan dalam Al-Qur’an, agar umat terkondisikan dalam ketaatan kepada Allah dengan lebih efektif.

• Keberadaan seorang Khalifah yang menegakkan syariat Allah merupakan kebaikan dunia dan akhirat, kebaikan dalam arti apa yang dianggap baik dan diridai Allah.

• Wajibnya Khilafah adalah perkara yang disepakati ulama sejak dulu. [MNews/Gz]


Sumber: tsaqofah.id/keberadaan-khilafah-adalah-kebaikan-dunia-akhirat/