[Nafsiyah] Jangan Biarkan Kapal Tenggelam

MuslimahNews.com, NAFSIYAH — Dalam sebuah hadis, Rasulullah saw. menggambarkan dengan sangat indah urgensi amar makruf nahi mungkar bagi masyarakat Islam.

Diriwayatkan Nu’man bin Basyir, beliau saw. bersabda,

“Kemungkaran adalah bagaikan suatu kaum yang berundi dalam sebuah perahu. Nantinya, ada sebagian berada di bagian atas dan sebagiannya lagi di bagian bawah perahu tersebut.

Yang berada di bagian bawah ketika ingin mengambil air, tentu dia harus melewati orang-orang di atasnya.

Mereka berkata, ‘Andai kita buat lubang saja sehingga tidak mengganggu orang yang berada di atas kita.’

Seandainya yang berada di bagian atas membiarkan orang-orang bawah menuruti kehendaknya, niscaya semuanya akan binasa.

Namun, jika orang bagian atas melarang orang bagian bawah berbuat demikian, niscaya mereka selamat dan selamat pula semua penumpang kapal itu.” (HR Imam Bukhari no. 2493).

Hadis ini menggambarkan masyarakat hakikatnya seperti penumpang dalam sebuah perahu atau kapal. Ada nakhoda alias kepemimpinan, ada aturan yang harus ditaati bersama, ada beragam karakter penumpang yang bisa berpengaruh pada kondisi isi kapal secara keseluruhan. Termasuk adanya orang-orang yang bisa bertindak sebagai para pembocor kapal.

Maka, andai mereka ini dibiarkan bertindak ceroboh, atau dibiarkan melanggar aturan dan bertindak semaunya, lalu penumpang lain bersikap cuek dengan apa yang mereka lakukan, niscaya kecelakaan tak hanya menimpa si pembocor kapal, tapi juga akan menimpa seluruh penumpang kapal.

Dalam konteks masyarakat Islam, pembiaran terhadap orang-orang seperti mereka akan membuat kemungkaran tersebar luas. Masyarakat tak akan takut, bahkan begitu mudah untuk berbuat maksiat. Hingga kerusakan alias krisis pun akan merajalela. Ujung-ujungnya, masyarakat akan binasa dan hilang kemuliaannya.

Allah SWT berfirman,

وَاتَّقُوا فِتْنَةً لَا تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْكُمْ خَاصَّةً ۖ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

“Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya.” (QS Al-Anfal: 25)

Terkait ayat ini, Imam Ibnu Katsir menyebutkan salah satu hadis yang diriwayatkan Huzaifah ibnul Yaman, Rasulullah Saw. pernah bersabda,

“Demi Tuhan Yang jiwaku berada di dalam genggaman kekuasaan­-Nya, kalian benar-benar harus memerintahkan kepada kebajikan dan melarang perbuatan mungkar, atau Allah benar-benar dalam waktu yang dekat akan mengirimkan kepada kalian suatu siksaan dari sisi-Nya, kemudian kalian benar-benar berdoa kepada-Nya, tetapi Dia tidak memperkenankannya bagi kalian.”

Betapa dahsyat dampak diabaikannya aktivitas amar makruf nahi mungkar. Tak hanya bisa mengundang siksaan Allah, bahkan doa-doa kaum beriman pun tak akan dikabulkan. [MNews/SNA-Gz]

One thought on “[Nafsiyah] Jangan Biarkan Kapal Tenggelam

Tinggalkan Balasan