[Hadits Sulthaniyah] Ke-11: Imam Adalah Penanggung Jawab Urusan Umat

Hadis mengenai Tanggung Jawab Pemimpin (Hadis ke-11 sampai ke-18)

MuslimahNews.com, HADITS SULTHANIYAH —

“Ingatlah, tiap-tiap kalian adalah pemimpin, dan tiap-tiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya itu.

Seorang amir (imam) atas manusia adalah pemimpin, dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya itu.

Seorang laki-laki (suami) adalah pemimpin atas para anggota keluarganya, dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya itu.

Seorang perempuan (istri) adalah pemimpin atas rumah suaminya dan anak-anaknya, dan akan dimintai pertanggungjawabannya atas kepemimpinannya itu.

Dan seorang hamba (budak) adalah pemimpin atas harta tuannya, dan akan dimintai pertanggungjawabannya atas kepemimpinannya itu.

Maka ingatlah, bahwa tiap-tiap kalian adalah pemimpin, dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya itu.”

(HR Bukhari No. 844)

Penjelasan:

a. Setiap orang akan dimintai pertanggungjawabannya atas berbagai persoalan yang menjadi
urusannya, sesuai dengan lingkup tanggung jawab yang dibebankan ke atas pundaknya menurut kedudukannya.

b. Menurut para ulama–raa’in (pemimpin)–adalah orang yang memberikan perlindungan, dapat dipercaya, layak diikuti, dan berlaku adil terhadap setiap perkara yang menjadi tanggung jawabnya.

c. Pemimpin atau imam bertanggung jawab atas seluruh persoalan umat, bertanggung jawab
melindungi hak-hak yang ditetapkan syariat bagi mereka, serta mengimplementasikan segala sesuatu yang ditetapkan Allah atas mereka, baik dalam persoalan hukum, perundang-undangan, maupun persanksian [sistem sanksi].

Baca juga:  [Hadits Sulthaniyah] Ke-8: Pokok-Pokok Hukum Syara'

d. Kata “an-nas (manusia)” pada hadis tersebut bersifat umum, sehingga menunjukkan bahwa pemimpin tersebut bertanggung jawab atas setiap warga atau rakyatnya, termasuk warganya yang tergolong sebagai ahli dzimmah (warga negara Khilafah yang nonmuslim).

e. Penggunaan istilah raa’in yang bisa berarti “penggembala” menunjukkan karakteristik orang yang mendapatkan amanah dan menduduki jabatan yang lebih tinggi dibanding orang lain. Mereka adalah orang yang mampu mengorganisasi dan mengatur warganya, menjaga jangan sampai mereka tersesat hingga terjatuh ke dalam jurang, serta mengarahkan mereka menuju ke satu tujuan yang benar. Dia harus peduli dengan urusan warganya, memikirkan masalah mereka, serta menuntun dan membimbing mereka dengan setia.

f. Realitas bahwa setiap manusia akan ditanya oleh Allah tentang kedudukan dan tanggung jawab mereka, akan menyebabkan munculnya perasaan bertanggung jawab yang tidak ditemukan dalam sistem selain Islam. Karena itu, para politisi dalam sistem-sistem kufur tidak akan pernah merasa bertanggung jawab, kecuali terhadap segala sesuatu yang harus ia sampaikan secara terbuka di depan publik. [MNews/Gz]

2 thoughts on “[Hadits Sulthaniyah] Ke-11: Imam Adalah Penanggung Jawab Urusan Umat

  • 18 Januari 2021 pada 19:03
    Permalink

    Kita semua adalah pemimpin bagi diri kita sendiri dan akan dipertanggung jawabkan semua perbuatan kita dihadapan Allah SWT,maka lakukan kewajiban kita sesuai aturan ALLOH dan sekemampuan kita

Tinggalkan Balasan