[Nafsiyah] Runtuhnya Kezaliman Hanya Soal Masa

MuslimahNews.com, NAFSIYAH — Setiap kemungkaran dan kemaksiatan ada batasnya. Sejarah manusia membuktikan bahwa runtuhnya kezaliman demi kezaliman, sekuat apa pun dia, hanya soal masa. Batas dari kezaliman ialah hukuman yang Allah berikan kepada pelaku kezaliman, baik dunia maupun di akhirat.

Ada Firaun di era Nabi Musa as., ditenggelamkan Allah SWT di Laut Merah saat ia berada di puncak kezalimannya. Firaun berbuat zalim dengan kekuasaan yang ia miliki, Allah mengutus Nabi Musa dan Nabi Harun untuk mengingatkannya, tapi ia semakin menjadi-jadi dalam berlaku zalim kepada Nabi Musa dan Bani Israil. Akhir cerita, Allah menenggelamkan Firaun ketika dirinya berada pada puncak kezalimannya.

Firman Allah SWT, “Maka Kami hukumlah Firaun dan bala tentaranya. Lalu Kami lemparkan mereka ke dalam laut. Maka lihatlah bagaimana akibat orang-orang yang zalim.” (QS Al-Qashah: 40)

Perlu untuk kita pahami, apa pun kezaliman itu, siapa pun pelakunya, seberapa banyak pun pendukungnya, semuanya akan punah tak bersisa. Ambruk di dunia, remuk di alam baka. Itu sudah menjadi sunatullah.

Allah mengingatkan kita dalam firman-Nya, “Rencana yang jahat itu tidak akan menimpa selain orang yang merencanakannya sendiri. Tiadalah yang mereka nantikan melainkan (berlakunya) sunah (Allah yang telah berlaku) kepada orang-orang yang terdahulu. Maka sekali-kali kamu tidak akan mendapat penggantian bagi sunah Allah, dan sekali-kali tidak pula akan menemui penyimpangan bagi sunnah Allah itu.” (QS Faathir [35]: 43)

Baca juga:  Ketika Dada Sesak Saat Kezaliman Merajalela, Baca Ayat Ini

Meski, ironisnya masih banyak orang yang tertawa ketika berdosa dan sombong atas kekuasaan yang dimilikinya. Mereka tidak malu dengan korupsi dan suap-menyuap menggarap aset rakyat dan negara. Bahkan gembira bisa berkolusi, walau rakyat semakin menderita karenanya.

Lebih parahnya lagi, berani memfitnah ulama, mencari-cari salah pejuang Islam hingga memperlakukan para penolong agama-Nya seperti pelaku kriminal yang layak diberi sanksi.

Mungkin mereka lupa. Allah pasti membalas pelaku kezaliman, meskipun terkadang terlihat dalam satu waktu Allah membiarkan pelaku kezaliman merajalela dengan kezalimannya. Semakin banyak dan masif kezaliman yang dilakukan.

Maka, doa-doa orang yang terzalimi yang akan mengetuk pintu-pintu langit. Jika sudah mencapai “nisabnya”, Allah akan hukum dan hinakan pelaku kezaliman karena deposit kezaliman yang ia lakukan.

Rasulullah bersabda, “Takutlah kalian terhadap kezaliman, karena kezaliman nantinya akan menyebabkan kegelapan pada hari kiamat.” (HR Muslim)

Ibnul Qayyim Al Jauziyah berkata, “Subhanallah, saat seorang zalim bergelimang kenikmatan, berapa banyak air mata para janda mengalir karenanya, berapa banyak hati anak yatim terbakar olehnya, dan berapa banyak air mata fakir miskin mengalir disebabkan karena kezalimannya.” (Badaitul Fawaid 3/762)

Padahal salah satu di antara dosa yang Allah segerakan hukuman bagi pelakunya adalah kezaliman. Allah SWT berfirman, “Kami akan menarik mereka dengan berangsur-angsur (ke arah kebinasaan), dengan cara yang tidak mereka ketahui. Dan Aku memberi tangguh kepada mereka. Sesungguhnya rencana-Ku amat teguh.” (QS Al-A’raf: 183-184)

Baca juga:  [Nafsiyah] Khutoba Al Fitnah

Jika kezaliman itu dilakukan penguasa, sungguh objek dari kezaliman penguasa ialah orang banyak. Semakin besar jumlah yang dizalimi maka semakin berlipat pula dosa kezalimannya.

Jika kezaliman terus merajalela dan sedikit orang yang menolong, maka Allah ingin mempersiapkan sebab-sebab hukuman pelaku kezaliman. Beserta orang yang diam terhadap kezaliman, yang kemudian Allah akan turunkan hukuman kepada keduanya.

Mereka tidak mengetahui sunatullah, sehingga mereka lari dari ujian Allah menuju hukuman Allah. Berharap kita bukan menjadi bagian dari orang-orang yang diam atas kezaliman, dan Allah segerakan hukuman bagi pelaku kezaliman. [MNews/Rnd]

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!

One thought on “[Nafsiyah] Runtuhnya Kezaliman Hanya Soal Masa

  • 15 Desember 2020 pada 19:14
    Permalink

    Kezaliman menyebabkan kegelapan pada hari kiamat

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *