Muslimah Kirgistan Ditangkap dengan Cara Hina, Muncul Seruan Internasional: Stop Teror dan Bebaskan Mereka!

MuslimahNews.com, KIRGISTAN – Pada 27 Juni 2020, Komite Keamanan Nasional di Kirgistan menangkap delapan muslimah yang tidak berbahaya di kota Naryn. Mereka dicurigai sebagai anggota Hizbut Tahrir (HT), sebuah partai dakwah internasional.

Sebagaimana diketahui, HT adalah partai politik Islam yang berjuang hanya melalui aktivitas-aktivitas politik sesuai dengan sunah Rasul (Saw.), untuk membangun sistem Islam -Khilafah yang berdasarkan metode kenabian.

Namun, rezim Kirgistan telah melarang partai ini dengan tuduhan yang tidak masuk akal. Yakni bahwa HT adalah organisasi ekstremis, terlepas dari fakta HT tidaklah terlibat dalam satu pun tindakan kekerasan atau mendukung kasus terorisme mana pun sejak didirikannya.

Sebagian besar muslimah yang ditangkap adalah sosok ibu yang memiliki anak kecil (ada yang mengidap down syndrome) atau sedang merawat orang tua mereka yang sudah lanjut usia.

Salah satu dari mereka, Mamirkanova Amangul, diinterogasi selama beberapa jam saat dia merawat putranya (4 tahun) yang menderita down syndrome dan baru saja menjalani operasi jantung.

Muslimah lainnya, Ajumudinova Almagul, sedang merawat cucunya yang mengidap kelumpuhan otak pada hari penangkapannya. Akibat penahanannya, sang cucu mengalami kejang epilepsi.

Selama penggerebekan rumah Arunova Erkengul tempat sejumlah muslimah berkumpul, ditemukan buku-buku catatan berisi manuskrip dan abstrak yang bukan milik siapa pun dari para muslimah yang ditangkap ini.

Baca juga:  Info Dasar Geopolitik Kirgistan

Pasukan keamanan melakukan penggeledahan dengan cara yang tidak sopan dan penuh penghinaan, serta menahan mereka dalam kedinginan dan kelaparan selama 6 hingga 12 jam di pusat penahanan.

Di sana, kesehatan salah satu muslimah, Baktybek Kyzy Mahabat, memburuk, menyebabkan ia dibawa ke rumah sakit.

Dua dari mereka terus ditahan, yaitu Arunova Erkingul -yang merawat ibunya yang mengalami stroke dan dalam kondisi serius- dan Baktybek Kyzy Mahabat -yang memiliki kondisi kesehatan yang membutuhkan perawatan rutin dan merupakan ibu dari dua anak prasekolah-.

Keduanya akan ditahan sampai penyelidikan selesai dan belum diizinkan bertemu kerabat mereka. Jika terbukti bersalah atas tuduhan negara, mereka bisa menghadapi hukuman penjara beberapa tahun.

Penangkapan ini adalah bagian dari perang yang dilancarkan rezim Kirgistan sekuler yang represif terhadap Islam dengan kedok palsu “memerangi terorisme” dan tunduk pada arahan dari para majikannya, Rusia dan Barat.

Rezim ini telah putus asa dalam upayanya memerangi kebangkitan Islam dan penegakan kembali sistem Allah (SWT), Khilafah, di negaranya.

Rezim ini menggunakan cara-cara monsterisasi dakwah Islam dan meneror kaum muslimah yang terhormat dan tidak bersalah, demi menciptakan rasa takut terhadap dakwah akan Dien Allah (SWT).

Baca juga:  Info Dasar Geopolitik Kirgistan

Teror yang menimpa saudari muslimah HT di Kirgistan ini, membangkitkan seruan internasional agar rezim Kirgistan menyetop teror tersebut.

Seruan itu mengajak kaum muslimin untuk tidak membiarkan kejahatan terhadap kaum muslimah yang saleh di Kirgistan dibiarkan tanpa perlawanan dan terhalang dari mata dunia.

Seruan dikutip dari flyer di Far Eastern Muslimah & Shariah yang diedarkan pada Sabtu (22/8/2020) kemarin, dan disebarluaskan warganet dengan tagar #BebaskanMuslimahKirgistan

“Kami memanggil Anda untuk mendukung kampanye penting ini untuk menyerukan pembebasan para muslimah yang tidak bersalah ini dengan segera dari penjara bawah tanah Kirgistan. Kami menyerukan agar penganiayaan dan teror yang berkelanjutan terhadap putri-putri terhormat umat muslim oleh rezim tirani Kirgistan ini dihentikan!” Demikian sebagian  seruan tersebut.

Nabi (Saw.) bersabda, “Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, ia tidak menzaliminya dan tidak membiarkannya disakiti.” (HR Bukhari). [MNews]

Bagaimana menurut Anda?

One thought on “Muslimah Kirgistan Ditangkap dengan Cara Hina, Muncul Seruan Internasional: Stop Teror dan Bebaskan Mereka!

  • 24 Agustus 2020 pada 14:37
    Permalink

    Telah nampak keputusasaan terhadap rezim2 saat ini hingga mereka berani melancarkan segala macam cara untuk membungkam ummat saat ini…. Dan walaupun ummat saat ini tidak ada yg memperjuangkan Islam itu tegak di muka bumi ini itu akan terjadi karena Allah sudah menjanjikan itu untuk tegak kembali!!!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *