Prediksi Pandemi Segera Berakhir, Optimis Berlebihan?

Oleh: Ummu Naira (Forum Muslimah Indonesia/ForMind)

MuslimahNews.com, OPINI – Berdasarkan hasil riset dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang dipublikasi pada hari Rabu (29/4), untuk Indonesia, 99 persen kasus virus corona akan berakhir Juni 2020 (cnnindonesia.com, 29/04/2020).

Hal ini diragukan oleh epidemiolog dari Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran, Universitas Padjajaran (Unpad), Bony Wien Lestari karena hingga saat ini angka pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 masih terus melonjak. Per 8 Mei 2020, ada 13.112 kasus positif Covid-19 di Indonesia, dengan penambahan 336 pasien Covid-19 dalam 24 jam terakhir (covid19.go.id).

Sementara itu, riset yang dilakukan oleh Singapore University of Technology and Design (SUTD) menunjukkan, wabah Covid-19 di Indonesia akan berakhir pada 7 Oktober 2020 (kompas.com, 07/05/2020). Namun, sesuai keputusan Menhub, mulai Kamis (7/5/2020) ini seluruh moda transportasi darat, laut dan udara akan kembali beroperasi dengan persyaratan memenuhi protokol kesehatan (tribunnews.com, 08/05/2020).

Jangan Optimis Berlebihan

Beberapa prediksi terkait kapan pandemi Covid-19 ini berakhir dalam waktu dekat hendaknya membuat kita lebih waspada dan berhati-hati. Karena faktanya, angka positif Covid-19 di Indonesia belum menunjukkan tren turun dan cenderung menyebar ke hampir seluruh wilayah Indonesia di daerah-daerah.

Jika pandemi dikatakan akan berakhir maka tentu harus melalui puncak terlebih dahulu. Akankah puncak pandemi terjadi sekitar bulan Juni? Berapa kemungkinan angkanya? Wajar jika sebagian dari kita merasa khawatir dengan kondisi yang tidak menentu saat ini.

Optimisme berlebihan berdasarkan perkiraan tanggal akhir pandemi juga berbahaya, karena dapat mengendurkan kedisiplinan dan kendali, menyebabkan virus kembali berputar.

Apalagi kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terasa sudah mulai dianggap biasa saja seperti aktivitas sebelum pandemi. Ditambah lagi ada kebijakan moda transportasi diizinkan aktif kembali seperti sedia kala.

Sikap optimisme yang berlebihan harus dihindari karena tentunya kita tidak menginginkan banyak korban meninggal akibat Covid-19 meningkat drastis akibat banyak yang abai terhadap virus ini.

Garda Terdepan Tetaplah Negara

Satu komando dari negara dalam menangani wabah Covid-19 ini sangat penting. Kebijakannya dari pusat hingga daerah sejalan dan tidak tumpang tindih. Semua diperuntukkan untuk kepentingan dan kemaslahatan rakyat. Selain itu, kebijakan yang baik terkait Covid-19 perlu selalu didukung oleh data-data yang valid dan akurat agar kebijakan yang dikeluarkan negara tidak salah.

Yang berperan paling besar mengatasi wabah adalah negara. Negaralah yang wajib berada di garda terdepan menghadapi situasi sulit ini. Kenapa? Karena negara yang paling punya otoritas untuk mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang bisa memaksa rakyat untuk patuh terhadap protokol kesehatan.

Negaralah yang punya kekuatan dan kekuasaan untuk mengatur segala sumber daya (alam dan manusia) dan mengelola semuanya untuk mencari solusi terbaik. Negaralah yang memiliki wewenang mengatur semua kekayaan negara untuk menyediakan kebutuhan pangan rakyat saat pandemi. Negaralah yang memiliki sumber daya manusia andal melakukan riset optimal sehingga vaksin bisa segera ditemukan.

Tak ada yang bisa menggantikan semua peran negara tersebut, apalagi rakyat. Kesemuanya ini hanya akan terwujud jika sistem pengaturan segala aspek kehidupan masyarakat didasarkan pada konsep Islam yang diterapkan secara kafah dalam naungan Khilafah Islamiyah.

Karena hanya Khilafah Islamiyah yang memegang konsep ri’ayah su’unil ummah (menempatkan rakyat sebagai pihak yang harus dipenuhi kebutuhannya oleh negara) dan memelihara jiwa manusia. Maka jumlah rakyat positif covid-19 bahkan korban meninggal tidak akan diabaikan dan tidak dianggap sebagai angka statistik semata. [MNews]

11 thoughts on “Prediksi Pandemi Segera Berakhir, Optimis Berlebihan?

  • 13 Mei 2020 pada 16:35
    Permalink

    Harus tetap waspada…jangan lalai pada semua pemikiran umat manusia yg berakal lemah, terbatas pengetahuan, tak tahu segala hal

    Balas
  • 12 Mei 2020 pada 03:35
    Permalink

    Hanya islam yang bisa menjawab dan menyelesaikan semua ini.

    Balas
  • 11 Mei 2020 pada 08:27
    Permalink

    Hanya sistem Islam yang bisa mendatangkan kebaikan dunia akhirat

    Balas
    • 14 Mei 2020 pada 21:17
      Permalink

      Yah, selalu meminta agar pandemi ini dihilangkan total di muka bumi ini

      Balas
  • 11 Mei 2020 pada 06:41
    Permalink

    Sistem kapitalis tdk akan pernah bisa menyelasaikan masalah hidup kita, kita dijadikan ladang uang bagi para kapitalis yg haus dunia, sadarlah saudaraku hanya Islam yg bisa menjadi pemecah sagala masalah kita dengan tegaknya khilafah, ALLAHUAKBAR

    Balas
  • 11 Mei 2020 pada 05:47
    Permalink

    Sungguh butuh yg namanya khilafah, pempimpin yg sholih tentu mengetahui perannya dalam Negara.

    Balas
  • 11 Mei 2020 pada 00:06
    Permalink

    Akhirnya negara tidak mampu lagi melindungi rakyat… KDRt akhirnya merusak generasi

    Balas
  • 10 Mei 2020 pada 23:11
    Permalink

    Masyaallah..
    Lindungilah negara ini dan org2 islam ya allah

    Balas
  • 10 Mei 2020 pada 21:05
    Permalink

    Semoga para penguasa sadarbahwa sistim Islamlah yg bisa mengatasi problematika aamiin

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *