; Harapan Umat: Hidup Indah dan Selamat dengan Syariah Kaffah (1/2) – Muslimah News

Harapan Umat: Hidup Indah dan Selamat dengan Syariah Kaffah (1/2)

Oleh: Novita Aryani M. Noer (Direktur Ideology Battle Forum)

MuslimahNews.com, OPINI – Hari ini, gelombang kesadaran umat pada penerapan syariah Islam secara kaffah terus membesar daripada waktu-waktu sebelumnya. Syariat Islam bukan lagi sebuah kata yang menakutkan. Demikian pula dengan khilafah yang telah diketahui umat dan terus menjadi perbincangan.

Fakta lain juga memperlihatkan bahwa kesadaran politik umat terus menguat. Hal ini ditunjukkan dari fenomena Aksi Bela Islam 212 yang menghadirkan tidak kurang dari tujuh juta kaum Muslim. Umat sangat rindu persatuan hakiki untuk kebangkitan dan perubahan bagi negeri ini.

Meluasnya perasaan dan berbagai gerakan yang mengusung isu-isu Islam, sebagaimana yang terjadi di berbagai dunia Islam, merupakan tanda-tanda bahwa kaum Muslim berusaha mencari solusi hanya dengan Islam.

Telah tampak bagi setiap orang yang memiliki penglihatan bahwa hanya Islam satu-satunya yang mampu menyelamatkan manusia dari kesempitan dunia dan kesempitan hidup.

Aib dan cacat sistem dunia saat ini, yakni sistem kapitalis-sekuler, telah terungkap dan jelas terbukti memberikan dampak buruk dan destruktif bagi umat manusia di seluruh dimensi kehidupan, baik di bidang ekonomi, hukum, politik, budaya, pendidikan, dsb.

Satu demi satu jati diri para penguasa dan elite negeri ini telah tersingkap di hadapan umat hanya sebagai boneka yang digerakkan tuan-tuan mereka di Barat dan Timur.

Saatnya umat memiliki agenda sendiri yang tidak boleh lagi terpaku dan berkompromi dengan sistem apapun yang berasal dari ideologi Barat penjajah, penuh dengan kepura-puraan dan jauh dari harapan memberikan kebaikan dan keselamatan di negeri ini dan di berbagai belahan dunia Islam.

Tak ada pilihan lain bagi umat kecuali mendukung tegaknya syariah dan khilafah melalui metode Nabi saw.. Komunisme telah gagal, Kapitalisme telah menghancurkan negeri ini dan dunia. Tidak ada pilihan lain kecuali kembali kepada Islam secara totalitas (kaffah).


Tegaknya Syariah Bukti Ketakwaan

Tak ada alasan untuk takut bahkan menolak pelaksanaan syariat Islam. Allah Swt. telah memerintahkan untuk mengikuti ketentuan syariah secara kaffah, tanpa terkecuali. Allah Swt. berfirman:

ثُمَّ جَعَلْنَاكَ عَلَىٰ شَرِيعَةٍ مِنَ الْأَمْرِ فَاتَّبِعْهَا وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَ الَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ

Kemudian Kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama itu), maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui.” (TQS al-Jatsiyah [45]: 18)

Menerapkan syariat Islam secara kaffah adalah wujud ketakwaan terhadap Allah Swt.. Dalil yang mewajibkan penerapan syariat Islam secara total (kaffah) terkategori qath’i, baik dari tsubut maupun dalalah-nya.

Dalilnya ada yang berupa perintah kepada manusia untuk memutuskan semua perkara dengan syariat-Nya (QS al-Maidah [5]: 48, 49); ada yang sekaligus memberikan celaan dan ancaman terhadap setiap orang yang membangkangnya (QS al- Ahzab [33]: 36).

Kewajiban tersebut diperkuat dengan dalil-dalil yang melarang setiap mukmin mengambil dan menerapkan hukum yang tidak berasal dari-Nya (QS al-Maidah [5]: 44, 45, 47; an-Nisa’ [4]: 50).

Sedemikian kerasnya larangan itu, hingga Allah Swt. menolak pengakuan iman orang yang tidak bersedia berhukum dengan syariat Islam (QS an-Nisa’ [4]: 65).

Bagi orang-orang yang beriman dan menaati syariat-Nya akan dianugerahi kehidupan yang baik (QS an-Nahl [16]: 97). Allah Swt. juga berjanji akan melimpahkan dan membukakan berkah-Nya dari langit dan bumi kepada penduduk negeri yang mau beriman dan bertakwa (QS al-A’raf [7]: 96). Orang yang menjalankan din-Nya secara istikamah juga dijamin memperoleh kehidupan yang mudah (QS al-Maidah [5]: 66).

Ketakwaan individu, masyarakat, pemimpin, dan bangsa ini –yang tunduk dan rela diatur dengan hukum Allah- niscaya akan berbuah rahmatan lil ‘alamin, kebahagiaan yang dapat dirasakan oleh seluruh umat manusia dan seisi bumi.


Keunggulan Syariat Islam

Keunggulan Islam pada hakikatnya terletak pada realitas bahwa Islam diturunkan bagi seluruh umat manusia. Islam pun tidak terbatas hanya bagi sekelompok manusia pada wilayah atau zaman tertentu.

Hukum-hukum dan peraturan yang memancar dari akidah Islam hanya bersumber dari Allah Swt., Sang Pencipta manusia dan alam semesta. Sehingga akan terhindar dari berbagai cacat dan keterbatasan sebagaimana yang selalu ada dalam ideologi-ideologi lainnya.

Kesesuaian Islam dengan seluruh umat manusia bermakna bahwa Islam juga menetapkan hak serta kewajiban orang-orang non-Muslim. Tidak ada bedanya antara Muslim atau non-Muslim.

Semua orang yang menyandang status sebagai warga Negara Islam, negara akan memberikan jaminan agar seluruh perkara administratif yang terjadi di dalam wilayah Negara Islam dapat berjalan dengan lancar serta memberikan fasilitas kepada seluruh warga –baik Muslim maupun non-Muslim– supaya dapat hidup dengan mudah menurut kerangka Islam. Tidak ada istilah kaum minoritas atau mayoritas.

Ketika untuk pertama kalinya Negara Islam ditegakkan di Madinah, sebagian besar warga negaranya adalah kaum non-Muslim. Tetapi ketika mereka menyaksikan keindahan dan keunggulan syarat Islam yang diterapkan, mereka pun berbondong-bondong masuk Islam.

Tidak ada sistem yang tepat bagi manusia kecuali sistem yang berasal dari Penciptanya, Allah Swt.. Itulah Islam. Islam beserta seluruh perangkat sistemnya menghasilkan sebuah pandangan hidup yang paling unggul sepanjang sejarah umat manusia, hingga 13 abad lamanya.

Terdapat banyak fakta yang menunjukkan bukti keunggulan dan kehebatan syariat Islam dalam menata kehidupan. Tidak ada satu pun sistem kehidupan yang melebihinya.

Adalah kewajiban bagi setiap Muslim untuk benar-benar memahami rincian dan pandangan hidup yang unik dan sempurna ini. Paparan berikut hanya mengungkap secuil bukti kebenaran tersebut. [MNews]

Bersambung ke bagian (2/2)
https://www.muslimahnews.com/2019/12/22/harapan-umat-hidup-indah-dan-selamat-dengan-syariah-kaffah-2-2/

 


 

Bagaimana menurut Anda?

Satu tanggapan untuk “Harapan Umat: Hidup Indah dan Selamat dengan Syariah Kaffah (1/2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *