Kampus Dicap Terpapar Radikalisme oleh Said Aqil Siraj, Nida Saadah: Justru Kampus Bahaya karena Cengkeraman Korporasi dan Peradaban Sekuler Barat

MuslimahNews.com, KOMPOL – Pakar Politik Islam, Ustazah Nida Saadah, mengatakan pernyataan Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang juga Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj (SAS), soal banyak universitas di Indonesia terpapar radikalisme, adalah kalimat yang sangat aneh karena ditujukan terhadap dunia kampus. Dunia yang dominan dengan cara berpikir ilmiah, tanpa prejudice, membangun narasi berbasis argumen, dst..

“Sementara, pernyataan SAS tidak berbasis data, kasuistis, tidak dibangun dari landasan teori yang jelas, dst. Parameter apa yang digunakan untuk menilai tindakan radikal? Definisi apa yang dipakai? Ukuran bahaya ditentukan berdasarkan dan berbasis argumen apa? Apakah ada kepastian ataukah baru dugaan semata? Dugaan pun apakah ada bukti kuat di dalamnya?” tanya Ustazah Nida.

Menurut Ustazah, semuanya ternyata hanya tuduhan semata. Sehingga justru patut dianalisis motif dilontarkannya tuduhan tersebut dan untuk kepentingan siapa.

“Patut dianalisis apa motif tuduhan tersebut dilontarkan. Untuk kepentingan siapa?” kata Ustazah Nida kepada MNews, Rabu (11/12/2019).

Faktanya, ungkap Ustazah, dunia kampus memang dalam keadaan bahaya karena berada dalam cengkeraman korporasi dan peradaban sekuler Barat. Seperti riset, arah pendidikan di negeri muslim termasuk Indonesia tidak digunakan untuk kepentingan umat, tapi berjalan sesuai dengan kepentingan korporasi.

Baca juga:  HTI, Tudingan dan Peragaan Kepandiran

Alhasil ilmu menjadi barang eksklusif, tidak lagi laksana air hujan sebagaimana tuntunan Islam. Dikatakan Ustazah Nida bahwa inilah fakta bahaya di depan mata yang berjalan beberapa generasi.

“Mari bersikap layaknya intelektual. Yang berpikir secara mandiri. Kalau berpikir pun sudah terkooptasi peradaban sekuler Barat, lalu apalagi yang dimiliki?” ujar Ustazah Nida.

“Sungguh, Islam adalah pembebas manusia dari menghamba kepada sesama manusia,” pungkas Nida. [MNews]


Bagaimana menurut Anda?

One thought on “Kampus Dicap Terpapar Radikalisme oleh Said Aqil Siraj, Nida Saadah: Justru Kampus Bahaya karena Cengkeraman Korporasi dan Peradaban Sekuler Barat

  • 16 Desember 2019 pada 20:13
    Permalink

    SAS sebagai bagian umat Islam, bukannya memberikan solusi problematika kehidupan dengan Islam, malahan membuat umat semakin bingung. Apakah masih ada keraguan terhadap kebenaran Islam ?

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *