; 22 Juta Orang Kelaparan di Era Jokowi, Pengamat: Hanya Islam Solusi Bebas Kepentingan - Muslimah News

22 Juta Orang Kelaparan di Era Jokowi, Pengamat: Hanya Islam Solusi Bebas Kepentingan

MuslimahNews.com, KOMENTAR POLITIK – Ada fakta miris yang terjadi di era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Yaitu terdapat 22 juta penduduk Indonesia menderita kelaparan selama pemerintahan Jokowi.

Hal tersebut terungkap dalam laporan Policies to Support in Requirement of Indonesia’s Food and Agriculture Development yang dilakukan Asian Development Bank (ADB) bersama International Food Policy Research Institute.

Menurut ADB, angka kelaparan kronis di Indonesia masih mencapai 22 juta orang pada kurun waktu 2016-2018. Investasi di bidang pertanian dinilai mendesak untuk digenjot demi mengurangi angka kelaparan.

“Menghapus angka kelaparan di Indonesia memerlukan peningkatan investasi di sektor pertanian dan perdesaan untuk memacu produktivitas, modernisasi sistem pangan, dan meningkatkan efisiensi pasar pangan,” kata Ketua Tim Peneliti Mark W. Rosegrant dalam laporan tersebut. (Republika, 01/11/2019)

Seorang pengamat sekaligus dosen ekonomi Islam, Nida Saadah, mengatakan ini merupakan fakta yang aneh karena terjadi di negara agraris.

“Sebuah fakta yang mengherankan karena terjadi di negara agraris, yang bahkan pernah menjadi negara pengekspor bahan pangan,” ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa fakta tersebut mengungkap betapa buruknya distribusi pangan di negeri ini. Salah satu item yang diungkap adalah sulitnya mengakses bahan pangan hingga jutaan orang mengalami kelaparan.

“Ironis karena di saat yang sama, para pejabat negara bergelimang fasilitas dan kemewahan,” kata Nida.

Ada yang perlu dicermati dalam laporan tersebut, lanjut Nida. Yakni adanya rekomendasi solusi berupa peningkatan investasi di bidang pangan, yang menunjukkan bahwa riset ini tidak bebas kepentingan. Sementara, peningkatan investasi tanpa membenahi problem distribusi akan mengulang persoalan yang sama.

“Satu-satunya tawaran solusi bebas kepentingan adalah dari syariat Islam. Pengaturan Islam di bidang pertanian terbukti dalam peradaban Islam di masa lalu yang berhasil meratakan distribusi pangan,” jelas Nida.

Menurutnya, kebijakan pelarangan lahan telantar maksimal tiga tahun terbukti efektif dalam intensifikasi pertanian. Khilafah juga berhasil mengatur saprotan (sarana produksi pertanian) sampai dengan pendistribusiannya. Tidak dijumpai ada kasus kelaparan, bahkan Negara Khilafah di masa lalu bisa membantu negara di Eropa dan Amerika yang sedang mengalami paceklik.

“Memang betul, hanya Syariah Kaffah sajalah yang terbukti membawa kebaikan bagi alam dan seluruh isinya,” pungkasnya. [MNews]


Bagaimana menurut Anda?

Satu tanggapan untuk “22 Juta Orang Kelaparan di Era Jokowi, Pengamat: Hanya Islam Solusi Bebas Kepentingan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *