Khawatir Dipulangkan, Ribuan Pengungsi Rohingya Tinggalkan India

MuslimahNews.com – Ratusan keluarga Rohingya yang mengungsi ke India beberapa berbondong-bondong meninggalkan Negara itu menuju Bangladesh. Hal itu terjadi setelah pemerintah New Delhi menyerahkan tujuh warga Rohingya ke pemerintah Myanmar pada awal Oktober lalu.

Salah seorang warga Rohingya, Muhammad Arafat, menuturkan kepada Reuters pada Kamis (17/01) bahwa ia dan ribuan warga Rohingya di India terus mendapat teror. Orang-orang India banyak berbicara mengenai pembentukan gerakan pembunuh yang mengincar pengungsi Rohingya.

Arafat yang mengungsi di provinsi Jamu, India, dan berpindah ke Bangladesh pada Oktober lalu menambahkan bahwa warga Rohingya yang bertolak ke Bangladesh sekitar 2.000 pengungsi.

Baca juga: Muslimah Rohingya Korban Perkosaan Melahirkan Anak-anak Mereka

“Kami menghadapi banyak persoalan di Negara kami dan kami butuh kehidupan merdeka di tempat lain. Namun, jika di tempat itu kami kembali diancam ketakutan seperti yang kami rasakan di Myanmar, kenapa harus tinggal di sana?” kata bapak dua anak ini.

Kantor Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) Bangladesh mengatakan pada Kamis bahwa pengungsi Rohingya yang datang dari India “baik-baik saja dan selamat”. Mereka telah menerima bantuan.

Juru bicara UNHCR Bangladesh, Firas Al-Khatib mencatat bahwa pengungsi Rohingya yang tiba di Bangladesh beberapa bulan terakhir kebanyakan dari India. Aliran pengungsi dari Myanmar sudah mulai berkurang.

Baca juga:  [News] Duka Muslim Uighur, Diburu Hingga ke Tanah Suci

Pemerintah India menyerahkan dua kelompok pengungsi Rohingya ke pemerintah Myanmar dalam tiga bulan terakhir. Para pengungsi itu dituduh memasuki wilayah India secara ilegal.

Baca juga: Cina Tegaskan Kembali Sikap Anti-Muslimnya atas Isu Rohingya

Hal litu menimbulkan kekhawatiran di antara pengungsi Rohingya, terutama setelah PBB mengatakan bahwa kondisi di Myanmar masih tidak memungkinkan kepulangan Rohingya.

Pemerintah India, yang tergabung dalam gerakan nasionalis Hindu, menganggap orang asing Rohingya berada di negara itu secara ilegal dan merupakan ancaman keamanan. New Delhi memerintahkan pendaftaran puluhan ribu dari mereka yang tinggal di permukiman yang tersebar dan lingkungan miskin untuk dideportasi ke negara mereka.

India memperkirakan bahwa 40.000 orang Rohingya tinggal di kamp-kamp di seluruh negeri, terutama di Jammu, Hyderabad dan New Delhi. Hanya sekitar 16.500 yang memiliki kartu ID UNHCR, menurut pemerintah India.[] Sumber

Foto: AFP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *