Rezim Gagal Penuhi Kebutuhan Layanan Kesehatan Rakyat

MuslimahNews.com —  “Seperti rezim neolib sebelumnya, melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tanggung jawab yang begitu penting justru diserahkan pada lembaga bisnis keuangan kapitalis BPJS Kesehatan, setelah sebelumnya rumah sakit dikelola di atas prinsip untung rugi sesuai ketentuan Badan Layanan Umum-BLU,” tukas Rini Syafri, Pemerhati Kebijakan Publik dalam menanggapi jelang berakhirnya kekuasaan rezim, Ahad (23/12/2018).

Akibatnya sangat serius, lanjut Rini, komersialisasi yang diharamkan, justru dijadikan jiwa pelayanan kesehatan. Sehingga mudah disaksikan, memasuki tahun ke lima pelaksanaan program JKN, baik negara, juga publik, serta insan kesehatan dan rumah sakit benar-benar “babak belur”.

“Bagaimana tidak, pemerintah terus dibebani defisit keuangan BPJS Kesehatan dan publik dibebani premi asuransi kesehatan wajib BPJS Kesehatan sementara tidak ada jaminan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan ada. Parahnya lagi, diskriminasi pada pelayanan kesehatan begitu kasat mata, perlakuan tidak manusiawi sudah biasa terutama bagi kaum papa. Sedangkan jasa dokter dan obat tetap saja langka,” ujarnya.

Di sisi lain, menurut Rini, fasilitas kesehatan, dokter serta insan kesehatan dalam tekanan keuangan BPJS Kesehatan yang terus menerus defisit. Bahkan terpasung logika bisnis BPJS Kesehatan. Akibatnya, kemanusiaan rumah sakit di titik nadir, perjudian nyawa pasien menjadi lumrah jika tidak penyakit yang semakin parah.

“Kelalaian rezim berujung kegagalan, akibat kehadirannya  pelaksana sistem kehidupan sekuler.  Karena sumber pembiayaan bagi pemenuhan pelayanan kesehatan publik begitu berlimpah.  Misalnya, tambang emas Grasberg di Papua dengan deposit emas terbesar di dunia. Jadi tidak perlu BPJS Kesehatan. SDM kesehatan dan potensinya juga tidak kurang dan teknologi kedokteran begitu maju. Allah SWT mengingatkan“Dan tidak dapat mengambil pelajaran melainkan orang-orang yang berakal,” tukasnya mengutip Alquran surah Ali Imran ayat 7.

Lalu Rini memapar konsep pelayanan kesehatan dalam Islam, “Rasulullah Saw sukses meletakan fondasi pelayanan kesehatan terbaik. Pengurusan pemenuhan hajat pelayanan kesehatan publik begitu menyejahterakan. Bahkan pelayanan kesehatan di bawah naungan Khilafah adalah yang terbaik dalam sejarah peradaban dunia. Berlangsung selama 13 abad dan meliputi hampir dua per tiga dunia.”[]

%d blogger menyukai ini: