; Islam Moderat, Proyek Barat Menghadang Islam Kaffah – Muslimah News

Islam Moderat, Proyek Barat Menghadang Islam Kaffah

MuslimahNews.com — Islam Moderat alat penjajahan gaya baru atas dunia Islam setelah Barat tidak berhasil menjajah secara fisik. Hal itu dijelaskan Ustazah Pratma Julia Sunjandari dalam Liqa’ Ulama Perempuan, Jakarta, Ahad (4/11/2018). Ustazah Pratma menggambarkan proses moderasi Islam baik berupa pemikiran, kebijakan hukum, dan serangan budaya.

“Ciri Islam moderat bahwa mereka tidak menjadikan Rasulullah sebagai uswatun hasanah dalam seluruh aspek kehidupan. Mulai masalah ibadah, akhlak, ekonomi, pendidikan sampai ke masalah politik baik dalam maupun luar negeri. Juga tidak marah ketika simbol Islam dihina,” Ustazah Pratma lalu memapar kejadian-kejadian yang menunjukkan penistaan terhadap simbol-simbol Islam seperti protes terhadap azan dan lainnya.

Ciri lain, menurut Ustazah Pratma, Islam moderat menentang aturan syariat dalam bernegara, hal ini jelas mengarah kepada ciri selanjutnya yaitu anti Khilafah.

Selanjutnya, karakteristik Islam moderat juga dipapar Ustazah Pratma, “Menganut pluralisme, semua agama benar. Menganut feminisme, kesetaraan gender. Menganut liberalisme, HAM sebagai standar perbuatan. Menganut sekularisme, agama adalah urusan pribadi, tidak boleh masuk dalam urusan negara. Lalu, penentu benar salah itu bukan hukum syariat, tapi akal.”

Saat ini umat Muslim dirusak akalnya sehingga lemah dalam mendeteksi serangan, “Dirusak saja cara berpikirnya, sehingga tak lagi menemukan solusi Islam dalam setiap persoalan hidupnya.”

“Sikap kita terhadap Islam moderat, ini adalah paham yang berbahaya. Karena salah benarnya diukur oleh manusia, sehingga kalau manusia-manusia yang Muslim ini sudah ikut apa maksudnya barat, gak kerasa bu, freeport lepas kita gak tau, penjajahan budaya juga seperti LGBT. Ini semua penjajahan Barat, sehingga sikap kita harus dengan tegas menolaknya,” tukas Ustazah Pratma.

Terhadap umat yang telah teracuni pemikiran Islam moderat, Ustazah Pratma mengajak para Muballighah yang hadir untuk menjalankan dakwah, “Kalau ada orang yang seperti itu, kembali ke tupoksi kita, amar ma’ruf nahi munkar. Mencerdaskan umat dengan Islam politik, rentetan kejadian hari ini tak terlepas dari rancangan skenario Barat. Kita harus tau Islam politik itu seperti apa. Sebagai Muballighah, yang harus kita lakukan adalah mengajak umat untuk melakukan perubahan mendasar agar umat memahami motif di balik pengarusan Islam moderat, yakni ketakutan akan Khilafah.”

“Karena yang memunculkan dan mengaruskan Islam moderat adalah adikuasa, yaitu AS dengan menggunakan semua perangkatnya. Maka harus dilawan dengan kekuatan yang seimbang, dan hanya Khilafah yang mampu menangkisnya,” ujarnya.[]

Bagaimana menurut Anda?