[News] Pasca-UEA Berdamai dengan Israel: Dubai Seperti Las Vegas, Al Aqsa Diserang

MuslimahNews.com, INTERNASIONAL – Dubai kini digambarkan sebagai Las Vegas di Timur Tengah oleh para turis Israel yang Para turis Israel yang kembali dari Uni Emirat Arab (UEA). Kesamaannya adalah dalam hal penyebaran prostitusi dan perdagangan zina.

Sekitar 8.000 orang Israel melakukan perjalanan ke Dubai untuk merayakan Tahun Baru. Mereka membawa hashish dan mariyuana ke UEA.

Sekitar 50.000 orang Israel telah mengunjungi UEA sejak perjanjian normalisasi hubungan ditandatangani pada September 2020. Turis Israel di Dubai dapat naik ke kamar hotel untuk menghadiri pesta, membayar USD1.000 dan melakukan kemaksiatan, sementara otoritas UEA menutup mata terhadap fakta tersebut.

Dubai bahkan disebut telah menjadi rumah bordil terbesar di dunia dengan hotel pantainya yang besar dan mewah. Pada sore hari, puluhan perempuan duduk di kursi warna-warni di luar restoran dan bar di sekitar kompleks. Dengan membayar biaya sekitar USD600 turis telah menemukan pasar zina seperti yang ada di Bucharest, Burgas, atau Bangkok.

Hotel Dubai menampung pelacur dari seluruh dunia, termasuk Brazil, Rusia, Peru dan Bolivia. Dubai sekarang menjadi tujuan utama wisatawan untuk zina.

Apa yang terjadi di Dubai merupakan perluasan dari industri zina Israel, dengan aplikasi prostitusi yang mengiklankan wanita yang beroperasi di Dubai. Buah normalisasi adalah bahwa orang Israel sekarang sangat terlibat dalam seluruh bisnis yang memalukan.

Masjid Al Aqsa Diserang

Sementara, akibat normalisasi tersebut, Palestina semakin terjajah. Israel tidak menghentikan pendudukannya, bahkan makin jemawa.

Sekelompok tentara Israel dilaporkan menyerbu halaman Masjid Al-Aqsa pada Selasa (5/1) di tengah seruan untuk menghancurkannya. Tentara tersebut juga menyerang seorang penjaga dan memberinya perintah yang melarang dia masuk ke kompleks suci dan sekitarnya selama enam bulan.

Dilansir dari laman IMEMC News pada Rabu (5/1), Departemen Wakaf dan Wakaf Islam Palestina telah melaporkan bahwa para penjajah dan para prajurit menyerbu Al-Aqsa dari Gerbang al-Magharba serta melakukan konvoi provokatif. Sebelumnya, mereka berangkat melalui Bas al-Silsila.

Departemen menyatakan, tentara memberlakukan pembatasan berat pada orang-orang Palestina, menolak banyak dari mereka mengakses situs suci. Hal tersebut mereka lakukan disebut sebagai tindakan pencegahan akibat virus corona dan pada saat yang sama mengizinkan puluhan penjajah untuk menyerbu.

Selain itu, Mufti Agung Yerusalem dan Palestina, Khatib Masjid Al-Aqsa, Sheikh Mohammad Amin Hussein, mengecam seruan Israel membongkar Al-Aqsa untuk membangun kuil.

Dia mengatakan, kelompok penjajah Israel telah mengajukan proposal kepada pemerintah Israel untuk mengizinkan pembongkaran situs suci bersejarah tersebut. Selain itu, juga meminta pemerintah yang dipimpin Netanyahu untuk mengajukan proposal tersebut ke Yordania.

Dalam pemberitaan terkait, tentara mengeluarkan perintah mencegah salah satu penjaga sipil Al-Aqsa, Essam Najeeb, memasuki situs suci dan sekitarnya selama enam bulan. Di samping itu, tentara menyatakan, Palestina berusaha mencegah tentara dan penjajah memasuki situs suci. Inilah yang terjadi pasca normalisasi hubungan UEA dengan Israel. [MNews/Rgl]

Sumber: Republika online dan Sindonews.com

2 thoughts on “[News] Pasca-UEA Berdamai dengan Israel: Dubai Seperti Las Vegas, Al Aqsa Diserang

  • 14 Januari 2021 pada 19:28
    Permalink

    Tidak ada kata berdamai dengan kafir harbi yang sudah sangat jelas kebenciannya terhadap islam

Tinggalkan Balasan