Mewujudkan Keluarga Tangguh, Antistres

Oleh: Nabila Ummu Anas

MuslimahNews.com, KELUARGA – Sangat jelas di depan mata, pandemi Covid-19 ini berpengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat. Sebagian besar keluarga merasakan dampaknya, baik kesehatan, ekonomi, pendidikan, dan sosial.

Banyak keluarga yang terkonfirmasi positif Covid-19, kehilangan pekerjaan karena PHK massal, putus sekolah karena ketiadaan sarana dan prasarana, tingginya perceraian, dan lain sebagainya.

Sebagian keluarga berusaha agar mampu bertahan dan melewati badai ini. Namun, tidak sedikit yang akhirnya menyerah dan pasrah terhadap apa yang menimpanya. Bahkan ada pula yang jatuh ke jurang stres atau depresi.

Keluarga Tangguh Butuh Khilafah

Berbagai problem ikutan dari pandemi Covid-19 yang menimpa masyarakat akan sangat berat jika solusinya diserahkan kepada keluarga. Solusi yang menafikan peran agama menjadi sebab meluasnya dampak buruk ini, bahkan semakin memperparah kondisi di masyarakat. Keluarga tidak bisa berharap kepada kebijakan produk buatan manusia.

Khilafah adalah sistem pemerintahan yang disyariatkan Islam. Khilafah hadir sebagai penerap seluruh hukum Allah di muka bumi. Dengan Khilafah, seluruh problematik masyarakat, baik individu, keluarga, dan di semua lini kehidupan akan diselesaikan dengan Islam. (Abdul Qadim Zallum, Nizomul Hukmi Fil Islam)

Dalam Khilafah, keluarga akan dibina pemahamannya, sehingga akan terwujud keluarga sakinah, mawaddah warahmah. Kebutuhan pokok, pangan, sandang, papan seluruh rakyat akan dipenuhi Negara. Tidak hanya itu, pendidikan, kesehatan, dan keamanan pun akan didapat masyarakat dengan mudah bahkan tanpa biaya.

Keluarga akan fokus mewujudkan iman yang kuat dan bertakwa. Keluarga muslim berlomba-lomba melakukan berbagai kebaikan. Akan terbentuk keluarga yang tangguh, tidak mudah stres meskipun pandemi melanda dunia. Di mata mereka, sangat jelas kebahagiaan yang ingin diraih di dunia maupun di akhirat.

Baca juga:  Saat Indonesia “Ditakuti” Dunia

Islam Memberi Solusi di Setiap Masa

Meskipun Khilafah belum tegak, sebagai agama yang paripurna, Islam tetap mampu menyelesaikan problematik kehidupan manusia. Beberapa tuntunan Islam yang dapat ditempuh keluarga muslim hari ini di antaranya:

1) Tetap menjadi keluarga yang bertakwa.

Berusaha melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya, meskipun dalam kondisi dirundung masalah. Allah akan memberikan jalan keluar bagi hamba-Nya yang bertakwa.

Allah Ta’ala berfirman, “Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (QS Ath Tholaq: 2-3).

Dengan takwa, Allah akan menghapus dosa dan melipatgandakan pahala. “Barang siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipatgandakan pahala baginya.” (QS Ath Tholaq: 5).

Allah SWT juga memberikan surga. “… dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS Ali Imran: 133).

2) Meyakini bahwa setiap problem adalah ujian atau cobaan dari Allah SWT.

Dengan keimanannya, keluarga muslim menyadari dalam kehidupan ini pasti akan ada ujian dari Allah SWT. “Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya), dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (QS Al Anbiya’: 35).

Paham bahwa masalah adalah ujian dari Allah, akan menjauhkan seorang muslim dari stres dan berputus asa.

Baca juga:  Ketahanan Keluarga: Antara Harapan dan Kenyataan

3) Keluarga yang senantiasa bertobat.

Adanya masalah juga menjadi pelajaran bagi keluarga agar introspeksi diri. Bisa jadi ada pelanggaran terhadap syariat Sang Pencipta yang dilakukan individu atau jemaah.

Allah SWT berfirman, “Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Rabmu dan bertobat kepada-Nya. (Jika kamu mengerjakan yang demikian), niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik kepadamu (di dunia) sampai kepada waktu yang telah ditentukan dan Dia akan memberi kepada tiap-tiap orang yang mempunyai keutamaan (balasan) keutamaannya (di akhirat nanti).” (QS Huud: 3)

4) Berperilaku hidup sederhana.

Keluarga harus pandai menempatkan mana kebutuhan dan mana keinginan. Dalam kondisi pandemi hari ini, kebutuhan pokok yang harus diprioritaskan untuk dipenuhi. Tidak berperilaku konsumtif.

Rasulullah saw. dan para Sahabat telah mengajarkan dan mencontohkan hidup sederhana. Sangat masyhur kisah ‘Umar bin Khaththab menangis ketika mendapati Rasulullah tengah berbaring di atas tikar usang, bantal yang keras, dan kulit samakan yang membekas di kepala Beliau saw.

5) Senantiasa mengkaji Islam

Dengan memahami Islam yang sempurna, keluarga akan mengetahui solusi Islam atas permasalahan yang melanda. Ini juga akan menguatkan keyakinan bahwa sebesar apa pun masalah yang dihadapi, tidak akan melampui Kebesaran dan Kemahakuasaan Allah SWT. Dia pasti akan memberikan jalan keluar bagi hamba-Nya yang istikamah memegang Islam.

6) Berada dalam komunitas orang-orang saleh.

Pergaulan anggota keluarga adalah di antara orang orang yang suka melakukan kebaikan dan amal saleh. Komunitas yang senantiasa mengingatkan dan menasihati jika menemukan ada penyimpangan dari syariat Islam. Kondisi ini akan membantu keluarga mampu bertahan dan tidak menyerah dengan keadaan.

Baca juga:  Bagaimana Keluarga Muslim Mengelola Keuangan di Tengah Pandemi?

7) Saling tolong menolong dan meringankan beban saudaranya.

Allah SWT berfirman, “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.” (QS Mâidah: 2).

Nabi Muhammad saw. bersabda, “Barang siapa melapangkan seorang mukmin dari kesusahan dunia, maka Allah akan melapangkannya dari kesusahan akhirat. Barang siapa meringankan penderitaan seseorang, maka Allah akan meringankan penderitaannya di dunia dan akhirat. Barang siapa menutupi aib seorang muslim, Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat. Allah akan menolong seorang hamba selama hamba tersebut mau menolong saudaranya.” (HR Muslim).

8) Terus berjuang menegakkan Khilafah.

Khilafah adalah sistem yang dinantikan kehadirannya oleh keluarga muslim. Dengan Khilafah, manusia hanya menghamba kepada Allah, Rab semesta alam.

Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apa pun dengan Aku. Dan barang siapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.(QS An Nur: 55). [MNews/Gz]

2 thoughts on “Mewujudkan Keluarga Tangguh, Antistres

  • 17 Oktober 2020 pada 21:16
    Permalink

    Dengan iman dan taqwa pasti tak akan stress.dan Khilafah Akan mewujudkan keimanan dan ketakwaan secara menyeluruh,baik individu , masyarakat,dan negara.
    Semoga Khilafah segera tegak kembali.Aamiin

    Balas
  • 17 Oktober 2020 pada 12:52
    Permalink

    Ihanya islam solusi tuntas dalam segala permasalahan yy terjadi dlm kehidupan

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *