Krisis Yaman, Satu Anak Meninggal Setiap Sepuluh Menit Akibat Kelaparan

MuslimahNews.com — Perang berkepanjangan di Yaman memicu terjadinya krisis kemanusiaan di negara itu. Setiap sepuluh menit satu orang anak meninggal akibat kelaparan.

Krisis kemanusiaan berupa bencana kelaparan mengancam sepuluh juta penduduk Yaman. Hal itu diungkapkan oleh koordinator kemanusiaan PBB untuk Yaman, Lise Grande dalam pertemuan tingkat tinggi yang diselenggarakan di sela-sel Sidang Umum PBB.

Grande menyebut kondisi penduduk Yaman akan semakin memburuk di akhir tahun nanti jika tak ada perubahan situasi di negara itu. Seperti dikutip MEMO pada Rabu (26/09/2018), dari keseluruhan penduduk, seperempat di antaranya sangat membutuhkan bantuan dan perlindungan.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Urusan Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat, Mark Lowcock mengatakan situasi kemanusiaan di Yaman telah mencapai tingkat yang sangat berbahaya. “Saya akan meminta sumber daya dari Anda untuk menutupi operasi kemanusiaan kami, sehingga penderitaan rakyat Yaman tidak akan berlanjut,” ungkapnya.

PBB sejuah ini tak bisa berbuat banyak untuk mengentaskan krisis kemanusiaan di Yaman. Lembaga bangsa-bangsa dunia itu telah mengajukan permohonan kepada negara-negara dan lembaga-lembaga donor untuk meningkatkan dukungan keuangan untuk menutupi apa yang mereka disebut sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

Krisis di Yaman bermula sejak terjadinya pemberontakan yang dilakukan oleh kelompok Syiah Hutsi, yang didukung oleh Iran. Kondisi negara itu makin memburuk menyusul peperangan jangka panjang terjadi setelah negara-negara Teluk ikut terlibat atas permintaan presiden Abdul Rabbu Mansour Hadi.[]

Sumber: Kiblatnet

%d blogger menyukai ini: