Islam Nusantara Membahayakan Akidah dan Persatuan Umat

MuslimahNews.com — “Penggunaan istilah Islam Nusantara sesungguhnya berbahaya bagi akidah umat dan persatuannya, hal ini karena agama Islam yang dibawa oleh Rasullullah SAW adalah Islam yang satu, bukan Islam Mekah, bukan Islam Madinah, bukan Islam Mesir, atau juga bukan Islam Barat,” ungkap Ustazah Asma Amnina kepada MNews menanggapi pro kontra Islam Nusantara, Selasa (1/8/2018).

Ustazah lalu menjelaskan bahwa banyak sekali ayat di dalam Alquran yang menyebutkan kata Islam dengan Islam saja, tidak dengan embel-embel yang lainnya.

Penggunaan nama Islam Nusantara, menurutnya, semacam upaya hendak membedakan Islam Nusantara dengan Islam yang lainnya, dengan kata lain hendak membagi-bagi Islam atau memecah belahnya. “Jelas apa yang dilakukan ini sejalan dengan apa yang telah di rekomendasikan oleh Rand Corporation rancangan kafir Barat dengan tujuan memecah belah kekuatan umat Islam, agar tak bersatu mengusir kekuatan penjajahan mereka di negeri-negeri Muslim, termasuk di Indonesia.”

Selain memecah belah kekuatan umat, kata Ustazah, Islam Nusantara ini pun melahirkan pemikiran yang merusak, jika sebelumnya ramai tersebar video nasyid Wathaniyah, azan berbahasa Indonesia, demikian pula membaca Alfatihah dalam salat boleh berbahasa Indonesia, dan terakhir gagasan tentang Alquran Islam Nusantara. Ini semakin menunjukkan bahwa Islam Nusantara pada hakikatnya adalah gerakan Islam liberal yang membahayakan akidah.

“Melihat kesesatan dan bahayanya Islam Nusantara selayaknya Ulama, Mubaligh, Mubalighah menolak dengan tegas ide ini bukan malah mendukungnya. Ulama wajib menyelamatkan umat dari bahaya pemikiran Islam Nusantara yang merusak ini,” tutup Ustazah Asma.

Sebelumnya, merespon hal ini MUI Sumatra Barat pun mengeluarkan pernyataan penolakan atas penamaan Islam dengan nama Islam Nusantara dengan alasan Islam itu satu.[]

%d blogger menyukai ini: