Kredit Pendidikan, Bukti Pemerintah Kian Abai

Berita:

Presiden minta perbankan nasional sediakan kredit pendidikan (student loan). (antaranews.com, 15/3/2018)

 

Komentar:

Kredit pendidikan di tengah kemiskinan yang terus menghimpit dan  harga pendidikan yang kian membebani seakan solusi. Namun bila ditelisik lebih dalam agenda ini justru memperparah kapitalisasi pendidikan yang semakin menambah beban penderitaan masyarakat, ini disatu sisi.

Sisi lain, kian menegaskan kelalaian dan kezaliman pemerintah. Bukankah semestinya kehadiran pemerintah mengakhiri kapitalisasi pendidikan berikut sistem kehidupan sekuler, sistem politik demokrasi yang menjadi sumber masalah?

Sudah saatnya pemerintah hadir secara benar. Yakni, pendidikan dan ilmu harus dikembalikan sebagai hajat hidup bukan komoditas komersial. Disaat bersamaan menerapkan sistem pendidikan Islam dan keseluruhan sistem kehidupan Islam yang mendukungnya. Niscaya hak pendidikan publik terpenuhi dan kesejahteraan semua individu masyarakat akan terwujud.

“Wahai orang-orang yang beriman! Penuhilah seruan Allah dan Rasul, apa bila dia menyerumu kepada sesuatu yang memberi kehidupan kepadamu..”.(TQS al-Anfaal: 24). Allahu a’lam.

 

Rini Syafri

Pengamat Kebijakan Publik

%d blogger menyukai ini: